
Presiden Prabowo Subianto Gelar Rapat Terbatas dengan Pejabat Tinggi
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akan menggelar rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan pada Minggu malam. Rapat ini akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dari Kabinet Merah Putih hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Rapat ini disebut akan membahas berbagai isu strategis nasional. Beberapa topik yang akan dibahas antara lain insiden ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta dan penertiban kawasan hutan serta tambang ilegal di beberapa wilayah Indonesia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, rapat malam ini akan dihadiri oleh Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Ketua MPR Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Pembahasan Kasus Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta
Ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta beberapa waktu lalu menarik perhatian publik dan menjadi perhatian serius Presiden Prabowo. Dalam ratas ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan memberikan laporan lengkap mengenai perkembangan penyelidikan, kondisi korban, serta langkah pengamanan di lingkungan sekolah.
Presiden Prabowo disebut ingin memastikan penegakan hukum dilakukan secara cepat dan transparan. Ia juga meminta aparat untuk memperkuat sistem keamanan di area pendidikan agar kejadian serupa tidak terulang.
Koordinasi Soal Penertiban Hutan dan Tambang Ilegal
Selain membahas kasus ledakan, Presiden juga akan menyoroti program penertiban kawasan hutan dan tambang ilegal. Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Wakil Panglima TNI untuk mendapatkan laporan terkait situasi pertahanan dan keamanan sumber daya alam, khususnya di Morowali dan Bangka Belitung.
“Satgas penertiban kawasan hutan sekarang sudah mulai menertibkan tambang-tambang kita, sumber daya alam yang kita miliki. Kemarin beliau meninjau kondisi di Morowali dan menerima laporan terkini,” jelas Prasetyo.
Finalisasi Gelar Pahlawan Nasional
Agenda penting lain yang turut dibahas dalam rapat terbatas malam ini adalah finalisasi pemberian gelar pahlawan nasional. Presiden Prabowo akan mendengarkan masukan langsung dari Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon terkait nama-nama tokoh yang akan dianugerahi gelar tersebut.
“Finalisasi saja, Bapak Presiden mendapatkan masukan dari Ketua MPR dan Wakil Ketua DPR. Beliau ingin keputusan pemerintah nantinya mencerminkan hasil dialog dari berbagai pihak,” kata Prasetyo.
Langkah Tegas dan Respons Cepat
Rapat terbatas ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk bergerak cepat menangani isu-isu penting nasional, baik yang bersifat keamanan publik maupun pengelolaan sumber daya alam.
Pendekatan kolaboratif dengan lintas lembaga juga mencerminkan gaya kepemimpinan Prabowo yang tegas, terbuka terhadap masukan, dan fokus pada hasil nyata bagi masyarakat.