Rapat Umum Pemegang Saham Garuda 23 Desember

admin.aiotrade 16 Nov 2025 2 menit 16x dilihat
Rapat Umum Pemegang Saham Garuda 23 Desember


PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mengumumkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Desember 2025. Pengumuman tersebut disampaikan melalui Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 14 November 2025. RUPSLB akan digelar di Tangerang dan menjadi momen penting bagi perusahaan dalam menjalankan berbagai keputusan strategis.

Meski demikian, hingga saat ini manajemen Garuda belum memberikan detail lengkap mengenai agenda atau topik yang akan dibahas dalam pertemuan pemegang saham ini. “Perseroan bermaksud untuk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 23 Desember 2025,” tulis pernyataan dari pihak manajemen, dikutip Ahad, 16 November 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sebelumnya, pada Rabu, 12 November 2025, Garuda Indonesia telah selesai menggelar RUPSLB lainnya untuk menyetujui penyertaan modal sebesar Rp 23,67 triliun dari PT Danantara Asset Management (DAM). Pertemuan tersebut dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 75,88 persen dari total saham perusahaan. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penyertaan modal melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) oleh Danantara.

Penyertaan modal ini terdiri atas setoran tunai sebesar Rp 17,02 triliun dan konversi utang sebesar Rp 6,65 triliun. Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menyatakan bahwa dengan penambahan modal ini, perusahaan dapat memperkuat operasional, meningkatkan kesiapan armada, serta menyediakan layanan penerbangan yang lebih modern dan andal bagi masyarakat.

“Dengan permodalan yang lebih kuat, kami dapat memperkokoh keandalan operasional, meningkatkan kesiapan armada dan menghadirkan pelayanan penerbangan yang modern dan andal bagi masyarakat,” ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 13 November 2025.

Glenny menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program penyehatan dan transformasi perseroan setelah melakukan restrukturisasi utang besar beberapa tahun lalu. Dengan tambahan modal tersebut, maskapai pelat merah ini berencana memperkuat struktur keuangan, meningkatkan kesiapan armada, serta mempercepat transformasi operasional, termasuk di anak usaha Citilink.

Dari total penyertaan modal sebesar Rp 23,67 triliun oleh Danantara, sekitar Rp 8,7 triliun (37 persen) akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja Garuda Indonesia, seperti perawatan dan pemeliharaan pesawat. Sementara itu, sebesar Rp 14,9 triliun (63 persen) dialokasikan untuk mendukung operasional Citilink. Alokasi ini terdiri atas Rp 11,2 triliun untuk modal kerja dan Rp 3,7 triliun untuk pelunasan kewajiban pembelian bahan bakar kepada Pertamina untuk periode 2019–2021.

Nandito Putra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan