Ratusan keluarga di IKN kekurangan fasilitas BAB

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 13x dilihat
Ratusan keluarga di IKN kekurangan fasilitas BAB

Pendataan Penduduk IKN dan Kondisi Perumahan

Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan pendataan dasar terhadap Ibu Kota Nusantara (IKN), termasuk penggunaan geotagging untuk mengetahui kondisi perumahan. Hasil dari pemanfaatan teknologi ini menunjukkan bahwa masih ada ratusan rumah tangga di IKN yang belum memiliki fasilitas buang air besar (BAB).

Dalam Pendataan Penduduk Ibu Kota Nusantara (PPIKN) 2025, BPS bekerja sama dengan Otorita IKN (OIKN) mencatat jumlah penduduk IKN pada tahun 2025 sebanyak 147.427 jiwa atau setara dengan 43.293 rumah tangga. Dalam pendataan tersebut, BPS juga melakukan geotagging keberadaan rumah tangga guna mendukung intervensi program kebijakan pemerintah.

AioTrade Autopilot
πŸ”₯ SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Beberapa temuan penting dari pendataan ini antara lain:

  • Sebanyak 232 rumah tangga atau 0,54 persen dari total rumah tangga memiliki lantai rumah yang masih berupa tanah.
  • Terdapat 142 rumah tangga atau sekitar 0,33 persen yang tidak memiliki fasilitas BAB.
  • Ada 49 rumah tangga atau sekitar 0,11 persen yang tidak memiliki akses listrik.
  • Tercatat 530 rumah tangga atau sekitar 1,22 persen menggunakan sumber air minum utama dari air hujan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa data ini sangat penting sebagai dasar kebijakan pemerintah dalam merencanakan pembangunan IKN secara lebih tepat sasaran. β€œData ini akan menjadi sumber kredibel yang dapat membantu Bappenas maupun OIKN dalam merancang program pembangunan,” ujarnya.


Sejumlah pekerja berjalan di kawasan rumah susun (rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. - (ANTARA FOTO/Aditya Nugroho)

Layanan Kesehatan di IKN

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus berupaya mewujudkan layanan kesehatan yang adil dan merata di IKN. Salah satu bentuk upaya tersebut adalah pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara konsisten. Program ini dilakukan sebagai bagian dari implementasi kebijakan nasional dan bertujuan untuk memastikan semua masyarakat di IKN dapat mengakses layanan kesehatan yang baik.

Direktur Pelayanan Dasar OIKN Suwito menyampaikan bahwa CKG tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai atau pekerja konstruksi, tetapi juga tersedia bagi seluruh masyarakat. Berbagai layanan seperti pemeriksaan Indeks Massa Tubuh (IMT), tekanan darah, gula darah, rontgen, dan skrining hepatitis disediakan agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lengkap.


Lapangan Istana Negara Ibu Kota Nusantara, Penajam Passer Utara, Kalimantan Tengah. - (aiotrade/Edwin Dwi Putranto)

Perwakilan Kementerian Kesehatan Pratono menegaskan bahwa pelaksanaan CKG di IKN sesuai dengan arahan kepala negara dan kebijakan nasional. Dengan demikian, program ini mampu menjangkau berbagai kalangan, termasuk pekerja konstruksi dan warga sekitar IKN.

Salah satu penerima manfaat CKG, Sapta Haryana, mengungkapkan bahwa pemeriksaan kesehatan melalui program ini dilakukan secara menyeluruh, mudah, cepat, dan gratis. Ia berharap CKG dapat terus berlanjut agar masyarakat tetap bisa mengakses layanan kesehatan yang berkualitas.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan