
Kasus Keracunan Massal di Empat Sekolah di Kabupaten Seram Bagian Barat
Sejumlah ratusan siswa dari empat sekolah di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, mengalami keracunan setelah mengonsumsi hidangan makan bergizi gratis (MBG). Kejadian ini terjadi pada Senin (20/10/2025), setelah para siswa menyantap makanan yang disajikan dalam program MBG.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Gejala yang dialami oleh siswa mencakup mual, muntah, diare, dan pusing kepala. Bahkan beberapa di antaranya mengalami muntah darah dan mengeluarkan busa putih dari mulutnya. Hal ini menunjukkan tingkat keparahan yang cukup serius dan memicu kekhawatiran besar terhadap kesehatan para pelajar tersebut.
Desakan untuk Investigasi Mendalam
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat, La Ode Anwar Tiha, mengecam tindakan yang dianggap tidak bertanggung jawab dan meminta agar pemerintah daerah serta aparat berwenang segera melakukan investigasi menyeluruh terkait kasus ini. Ia menegaskan bahwa masalah ini bukanlah hal sepele, karena jumlah korban sangat banyak dan menyangkut keselamatan para siswa.
"Kami menuntut agar Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dan aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan investigasi untuk mencari tahu apa penyebab masalah ini," ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya menyelesaikan kasus ini secara tuntas, karena bisa saja terulang kembali jika tidak ditangani dengan baik.
Selain itu, Anwar meminta agar program MBG di wilayah tersebut dievaluasi secara menyeluruh. Ia menilai bahwa dapur penyedia MBG yang diduga bermasalah perlu diberi sanksi tegas, bukan hanya sekadar teguran. Jika terbukti bersalah, maka kontrak penyedia harus diputus dan mereka harus bertanggung jawab secara hukum.
Penutupan Sementara Dapur MBG
Menanggapi desakan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Gariman Kurniawan mengatakan bahwa investigasi atas kasus ini bukan menjadi kewenangan dinasnya. Namun, pihaknya telah mengambil langkah antisipatif dengan menutup sementara semua dapur penyedia MBG di wilayah tersebut.
“Untuk masalah investigasi itu bukan kewenangan kita. Tapi untuk antisipasi, sementara ini kita sudah keluarkan surat untuk menghentikan sementara kegiatan MBG di semua dapur MBG,” katanya. Selain itu, dinas akan segera melakukan inspeksi ke semua dapur pengelola MBG untuk memastikan standar penyediaan makanan bergizi sesuai aturan yang berlaku.
Daftar Sekolah yang Terkena Dampak
Empat sekolah yang terkena dampak keracunan ini adalah:
- SD Inpres Talaga Ratu
- Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Seram Bagian Barat
- SMA Negeri 1 Kairatu
- Taman Kanak-kanak Talaga Ratu
Semua siswa di keempat sekolah tersebut mengonsumsi hidangan yang sama, yaitu nasi putih, telur, tahu, dan sayur. Setelah menyantap makanan tersebut, mereka kemudian mengalami gejala keracunan yang berbeda-beda.
Langkah-langkah Pembenahan
Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi pihak terkait untuk memperketat standar penyediaan makanan bergizi di sekolah-sekolah. Menurut Anwar, penyedia makanan di sekolah harus benar-benar profesional dalam menjaga standar kebersihan, kualitas bahan pangan hingga proses pengolahan dan pengemasannya.
Pihak dinas kesehatan akan mulai melakukan inspeksi ke semua dapur MBG pada Jumat besok. Ini merupakan langkah awal untuk memastikan bahwa program MBG dapat berjalan dengan aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.