Rayakan 500 Tahun Jakarta, Pramono Hadirkan Ikon Baru Ibu Kota: Blok M-Dukuh Atas-Kota Tua

admin.aiotrade 19 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Rayakan 500 Tahun Jakarta, Pramono Hadirkan Ikon Baru Ibu Kota: Blok M-Dukuh Atas-Kota Tua

Visi Gubernur DKI untuk Mengembangkan Kawasan Kota Tua

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memiliki rencana besar dalam mengembangkan kawasan-kawasan baru sebagai pusat aktivitas di Jakarta. Setelah sebelumnya merencanakan pengembangan Blok M dan Dukuh Atas, kini ia juga menargetkan Kawasan Kota Tua untuk menjadi hub baru dan ikon baru Jakarta.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Tahun 2027 adalah 500 tahun Jakarta, sedangkan pada tahun 2029 MRT akan selesai sampai ke Kota Tua. Dengan demikian, daerah ini harus siap menjadi tempat baru dan hub baru bagi Jakarta," ujarnya.

Pengembangan Kawasan Kota Tua bertujuan untuk menarik banyak wisatawan yang berasal dari berbagai belahan dunia, termasuk Eropa Barat, Timur, maupun Asia. Untuk mewujudkan impian tersebut, Pram menyatakan bahwa Pemprov DKI tidak bisa bekerja sendirian. Di kawasan ini, selain aset Pemprov DKI, juga ada aset pemerintah pusat.

"Kita tidak bisa langsung jadi begitu saja. Kami merencanakan secara terstruktur. Kami telah sepakat membentuk Task Force yang terdiri dari pemerintah pusat dan Jakarta. Nantinya, akan ada BUMN, BUMD, dan swasta yang terlibat," jelasnya.

Task Force ini akan mendetailkan tanggung jawab masing-masing pihak, baik itu pemerintah daerah, pemerintah pusat, maupun swasta. Meski begitu, untuk tahap awal, yaitu tahun 2026, Pemprov DKI akan melakukan tugasnya, yaitu perbaikan sarana dan prasarana dasar seperti jalan, sungai, dan pedestrian.

Selain itu, Pram juga mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk memindahkan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ke Kawasan Kota Tua. Tujuannya adalah agar kawasan ini menjadi tempat di mana seniman dapat berkarya dan berimprovisasi.

"Kami harapkan betul, daerah cagar budaya ini secara pelan-pelan akan kami sempurnakan sehingga naik kelas," katanya.

Pemindahan IKJ ke Kawasan Kota Tua dilakukan karena kawasan heritage ini membutuhkan banyak talenta seniman yang bisa langsung berpanggung di sana. Pram meyakini bahwa dengan ruang kreativitas yang lebih baik, lebih luas, serta dukungan pemerintah, IKJ akan semakin berkembang.

"Yang penting, sebelum IKJ pindah, tempatnya akan kami persiapkan. Rencananya, pada tahun 2027, pembangunan MRT sampai Kota Tua sudah selesai. Sehingga jalan-jalan di atas akan bersih, termasuk jalan-jalannya semua akan konsentrasi di bawah," jelasnya.

Proyek MRT di bawah tanah hingga Kota Tua ditargetkan selesai pada tahun 2029. "Jika itu bisa dilakukan sampai tahun 2027-2029, mudah-mudahan apa yang kami rencanakan sesuai dengan harapan kami," tambahnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan