
Realisasi Anggaran APBD 2025 Kabupaten Musi Rawas Utara
Realisasi belanja APBD 2025 Kabupaten Musi Rawas Utara mencapai 48,51 persen menjelang akhir tahun. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa dari pagu anggaran sebesar Rp 1.375,37 miliar, sebanyak Rp 667,14 miliar telah digunakan. Sementara itu, sisi pendapatan daerah mencapai Rp 1.309,29 miliar atau 72,95 persen dari target sebesar Rp 955,17 miliar.
Berikut adalah rincian realisasi APBD 2025 Kabupaten Musi Rawas Utara:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pendapatan Daerah
- PAD (Pendapatan Asli Daerah): Rp 97,90 miliar dengan realisasi sebesar Rp 73,91 miliar atau 75,50 persen.
- Pajak Daerah: Rp 45,78 miliar dengan realisasi sebesar Rp 27,49 miliar atau 60,06 persen.
- Retribusi Daerah: Rp 37,57 miliar dengan realisasi sebesar Rp 0,77 miliar atau 2,05 persen.
- Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: Rp 3,00 miliar dengan realisasi sebesar Rp 2,76 miliar atau 92,10 persen.
- Lain-Lain PAD yang Sah: Rp 11,56 miliar dengan realisasi sebesar Rp 42,89 miliar atau 370,93 persen.
Belanja Daerah
- TKDD (Transfer ke Daerah dan Dana Desa): Rp 960,69 miliar dengan realisasi sebesar Rp 785,54 miliar atau 81,77 persen.
- Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat: Rp 960,69 miliar dengan realisasi sebesar Rp 785,54 miliar atau 81,77 persen.
- Pendapatan Lainnya: Rp 250,70 miliar dengan realisasi sebesar Rp 95,72 miliar atau 38,18 persen.
- Lain-Lain Pendapatan Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan: Rp 0,00 miliar dengan realisasi sebesar Rp 23,17 miliar atau 0 persen.
- Pendapatan Transfer Antar Daerah: Rp 250,70 miliar dengan realisasi sebesar Rp 72,55 miliar atau 28,94 persen.
Belanja Pegawai
- Belanja Pegawai: Rp 360,85 miliar dengan realisasi sebesar Rp 191,62 miliar atau 53,10 persen.
Belanja Barang dan Jasa
- Belanja Barang dan Jasa: Rp 386,76 miliar dengan realisasi sebesar Rp 189,89 miliar atau 49,10 persen.
Belanja Modal
- Belanja Modal: Rp 454,47 miliar dengan realisasi sebesar Rp 189,07 miliar atau 41,60 persen.
Belanja Lainnya
- Belanja Lainnya: Rp 173,29 miliar dengan realisasi sebesar Rp 96,57 miliar atau 55,73 persen.
Belanja Bagi Hasil
- Belanja Bagi Hasil: Rp 1,20 miliar dengan realisasi sebesar Rp 0,00 miliar atau 0,00 persen.
Belanja Bantuan Keuangan
- Belanja Bantuan Keuangan: Rp 152,59 miliar dengan realisasi sebesar Rp 86,04 miliar atau 56,39 persen.
Belanja Subsidi
- Belanja Subsidi: Rp 0,40 miliar dengan realisasi sebesar Rp 0,15 miliar atau 37,50 persen.
Belanja Hibah
- Belanja Hibah: Rp 9,05 miliar dengan realisasi sebesar Rp 4,91 miliar atau 54,24 persen.
Belanja Bantuan Sosial
- Belanja Bantuan Sosial: Rp 7,52 miliar dengan realisasi sebesar Rp 5,47 miliar atau 72,70 persen.
Belanja Tidak Terduga
- Belanja Tidak Terduga: Rp 2,53 miliar dengan realisasi sebesar Rp 0,00 miliar atau 0,00 persen.
Pembiayaan Daerah
- Penerimaan Pembiayaan Daerah: Rp 66,08 miliar dengan realisasi sebesar Rp 37,53 miliar atau 56,79 persen.
- Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya: Rp 66,08 miliar dengan realisasi sebesar Rp 37,53 miliar atau 56,79 persen.
- Pengeluaran Pembiayaan Daerah: Rp 0,00 miliar dengan realisasi sebesar Rp 0,00 miliar atau 0 persen.
- Penyertaan Modal Daerah: Rp 0,00 miliar dengan realisasi sebesar Rp 0,00 miliar atau 0 persen.