
Realisasi APBD 2025 Kabupaten Soppeng
Realisasi belanja APBD 2025 Kabupaten Soppeng mencapai 65 persen menjelang akhir tahun. Data yang dirilis oleh DJPK Kemenkeu pada 11 November 2025 menunjukkan bahwa dari pagu anggaran sebesar Rp 1.101,09 miliar, sebanyak Rp 718,40 miliar telah dibelanjakan. Di sisi lain, pendapatan daerah mencapai Rp 829,54 miliar atau 73,9 persen dari target sebesar Rp 1.121,13 miliar.
Berikut adalah rincian realisasi APBD 2025 Kabupaten Soppeng:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pendapatan Daerah
- PAD (Pendapatan Asli Daerah): Pagu sebesar Rp 183,12 miliar dengan realisasi Rp 159,42 miliar atau 87,06 persen.
- Pajak Daerah: Pagu sebesar Rp 44,11 miliar dengan realisasi Rp 33,71 miliar atau 76,41 persen.
- Retribusi Daerah: Pagu sebesar Rp 119,29 miliar dengan realisasi Rp 103,65 miliar atau 86,88 persen.
- Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: Pagu sebesar Rp 16,21 miliar dengan realisasi Rp 17,22 miliar atau 106,23 persen.
- Lain-Lain PAD yang Sah: Pagu sebesar Rp 3,50 miliar dengan realisasi Rp 4,84 miliar atau 138,32 persen.
Transfer Pemerintah Pusat
- TKDD (Transfer ke Daerah dan Dana Desa): Pagu sebesar Rp 905,25 miliar dengan realisasi Rp 629,30 miliar atau 69,52 persen.
- Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat: Pagu sebesar Rp 905,25 miliar dengan realisasi Rp 629,30 miliar atau 69,52 persen.
- Pendapatan Lainnya: Pagu sebesar Rp 32,76 miliar dengan realisasi Rp 40,82 miliar atau 124,61 persen.
- Lain-Lain Pendapatan Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan: Pagu sebesar Rp 0,00 miliar dengan realisasi Rp 3,83 miliar atau 0 persen.
- Pendapatan Transfer Antar Daerah: Pagu sebesar Rp 32,76 miliar dengan realisasi Rp 37,00 miliar atau 112,93 persen.
Belanja Daerah
- Belanja Daerah: Pagu sebesar Rp 1.101,09 miliar dengan realisasi Rp 718,40 miliar atau 65,24 persen.
- Belanja Pegawai: Pagu sebesar Rp 535,81 miliar dengan realisasi Rp 349,79 miliar atau 65,28 persen.
- Belanja Barang dan Jasa: Pagu sebesar Rp 330,23 miliar dengan realisasi Rp 218,18 miliar atau 66,07 persen.
- Belanja Modal: Pagu sebesar Rp 102,54 miliar dengan realisasi Rp 44,66 miliar atau 43,56 persen.
- Belanja Lainnya: Pagu sebesar Rp 132,52 miliar dengan realisasi Rp 105,78 miliar atau 79,82 persen.
- Belanja Bagi Hasil: Pagu sebesar Rp 5,07 miliar dengan realisasi Rp 0,00 miliar atau 0,00 persen.
- Belanja Bantuan Keuangan: Pagu sebesar Rp 112,05 miliar dengan realisasi Rp 99,55 miliar atau 88,85 persen.
- Belanja Bunga: Pagu sebesar Rp 6,03 miliar dengan realisasi Rp 5,11 miliar atau 84,74 persen.
- Belanja Hibah: Pagu sebesar Rp 5,78 miliar dengan realisasi Rp 0,58 miliar atau 10,06 persen.
- Belanja Tidak Terduga: Pagu sebesar Rp 3,60 miliar dengan realisasi Rp 0,53 miliar atau 14,82 persen.
Pembiayaan Daerah
- Pembiayaan Daerah: Pagu sebesar -Rp 20,04 miliar dengan realisasi Rp 0,00 miliar atau 0,00 persen.
- Penerimaan Pembiayaan Daerah: Pagu sebesar Rp 0,00 miliar dengan realisasi Rp 13,33 miliar atau 0 persen.
- Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya: Pagu sebesar Rp 0,00 miliar dengan realisasi Rp 13,33 miliar atau 0 persen.
- Pengeluaran Pembiayaan Daerah: Pagu sebesar Rp 20,04 miliar dengan realisasi Rp 0,00 miliar atau 0,00 persen.
- Pembayaran Cicilan Pokok Utang yang Jatuh Tempo: Pagu sebesar Rp 20,04 miliar dengan realisasi Rp 16,70 miliar atau 83,33 persen.
- Pembayaaran Pokok Utang: Pagu sebesar Rp 0,00 miliar dengan realisasi Rp 16,70 miliar atau 0 persen.