
Realisasi Anggaran APBD 2025 Kabupaten Ogan Komering Ilir
Realisasi anggaran APBD 2025 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menunjukkan progres yang cukup signifikan menjelang akhir tahun. Data DJPK Kemenkeu pada 17 Desember menunjukkan bahwa dari pagu anggaran sebesar Rp 2.588,93 miliar, sebanyak Rp 2.130,65 miliar telah dibelanjakan atau mencapai 82,30 persen.
Sementara itu, sisi pendapatan daerah juga mencatatkan realisasi yang baik. Total pendapatan daerah tercatat sebesar Rp 2.213,95 miliar atau 87,17 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 2.539,76 miliar. Berikut adalah rincian realisasi pendapatan daerah:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
- Pendapatan Daerah
- Pagu: Rp 2.539,76 miliar
- Realisasi: Rp 2.213,95 miliar
-
Persentase: 87,17%
-
PAD (Pendapatan Asli Daerah)
- Pagu: Rp 288,81 miliar
- Realisasi: Rp 248,31 miliar
-
Persentase: 85,97%
-
Pajak Daerah
- Pagu: Rp 137,22 miliar
- Realisasi: Rp 118,67 miliar
-
Persentase: 86,48%
-
Retribusi Daerah
- Pagu: Rp 3,42 miliar
- Realisasi: Rp 5,93 miliar
-
Persentase: 173,36%
-
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
- Pagu: Rp 10,57 miliar
- Realisasi: Rp 10,93 miliar
-
Persentase: 103,40%
-
Lain-Lain PAD yang Sah
- Pagu: Rp 137,60 miliar
- Realisasi: Rp 112,78 miliar
- Persentase: 81,96%
Selain pendapatan daerah, realisasi belanja daerah juga menjadi perhatian utama. Dari pagu anggaran sebesar Rp 2.588,93 miliar, sebanyak Rp 2.130,65 miliar telah digunakan atau sekitar 82,30 persen. Berikut rincian belanja daerah:
- Belanja Daerah
- Pagu: Rp 2.588,93 miliar
- Realisasi: Rp 2.130,65 miliar
-
Persentase: 82,30%
-
Belanja Pegawai
- Pagu: Rp 1.050,57 miliar
- Realisasi: Rp 909,57 miliar
-
Persentase: 86,58%
-
Belanja Barang dan Jasa
- Pagu: Rp 757,49 miliar
- Realisasi: Rp 502,18 miliar
-
Persentase: 66,29%
-
Belanja Modal
- Pagu: Rp 290,23 miliar
- Realisasi: Rp 311,24 miliar
-
Persentase: 107,24%
-
Belanja Lainnya
- Pagu: Rp 490,64 miliar
- Realisasi: Rp 407,66 miliar
-
Persentase: 83,09%
-
Belanja Bagi Hasil
- Pagu: Rp 19,29 miliar
- Realisasi: Rp 1,20 miliar
-
Persentase: 6,22%
-
Belanja Bantuan Keuangan
- Pagu: Rp 428,67 miliar
- Realisasi: Rp 384,19 miliar
-
Persentase: 89,62%
-
Belanja Hibah
- Pagu: Rp 32,68 miliar
- Realisasi: Rp 22,27 miliar
-
Persentase: 68,14%
-
Belanja Tidak Terduga
- Pagu: Rp 10,00 miliar
- Realisasi: Rp 0,00 miliar
- Persentase: 0,00%
Dalam hal pembiayaan daerah, tercatat adanya defisit anggaran. Dari pagu sebesar Rp 49,17 miliar, realisasi pengeluaran mencapai Rp 4,97 miliar dengan persentase -10,10%. Berikut rincian pembiayaan daerah:
- Pembiayaan Daerah
- Pagu: Rp 49,17 miliar
- Realisasi: Rp -4,97 miliar
-
Persentase: -10,10%
-
Penerimaan Pembiayaan Daerah
- Pagu: Rp 54,17 miliar
- Realisasi: Rp 0,03 miliar
-
Persentase: 0,06%
-
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya
- Pagu: Rp 54,17 miliar
- Realisasi: Rp 0,00 miliar
-
Persentase: 0,00%
-
Penerimaan Kembali Pemberian Pinjaman Daerah
- Pagu: Rp 0,00 miliar
- Realisasi: Rp 0,03 miliar
-
Persentase: 0,00%
-
Pengeluaran Pembiayaan Daerah
- Pagu: Rp 5,00 miliar
- Realisasi: Rp 5,00 miliar
-
Persentase: 100,00%
-
Penyertaan Modal Daerah
- Pagu: Rp 5,00 miliar
- Realisasi: Rp 5,00 miliar
- Persentase: 100,00%