Rekan Son Heung-min di Timnas Korea: Keputusan Pindah ke AC Milan Diambilnya

admin.aiotrade 25 Okt 2025 4 menit 11x dilihat
Rekan Son Heung-min di Timnas Korea: Keputusan Pindah ke AC Milan Diambilnya
Rekan Son Heung-min di Timnas Korea: Keputusan Pindah ke AC Milan Diambilnya

Kehadiran Son Heung-min di AC Milan, Bukan Sekadar Rumor Lagi

Kabar mengenai kemungkinan kedatangan Son Heung-min ke AC Milan kini semakin menghangat. Tidak hanya sebagai isu yang beredar, kabar ini kini mendapat respons langsung dari rekan setimnya di tim nasional Korea Selatan, Oh Hyeon-gyu.

Beberapa bulan terakhir, AC Milan tampak mulai mengubah pendekatan dalam perekrutan pemain. Setelah kesuksesan bursa transfer musim panas lalu, klub lebih terbuka untuk merekrut pemain berpengalaman, bukan hanya pemain muda dengan nilai jual tinggi. Langkah ini terlihat dari upaya Milan dalam mendatangkan pemain-pemain seperti Luka Modric dan Adrien Rabiot, yang bukan tipe rekrutan “RedBird”.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pola perekrutan ini tampaknya akan terus dilanjutkan. Nama-nama besar seperti Bernardo Silva dan Robert Lewandowski juga dikaitkan dengan AC Milan menjelang berakhirnya kontrak mereka pada musim panas mendatang. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa Milan akan segera bergerak pada bursa transfer Januari, termasuk membuka peluang merekrut Son Heung-min.

Dalam wawancara dengan MilanNews, Oh Hyeon-gyu memberikan tanggapan mengenai rumor tersebut. Ia mengatakan, “Saya bisa mengonfirmasi, tapi semuanya tergantung keputusannya. Apa pun bisa terjadi.” Ketika ditanya tentang kemungkinan Son bergabung ke Milan dengan status pinjaman, Oh menegaskan bahwa semua tergantung keputusan Son sendiri.

Son, yang saat ini bermain untuk Los Angeles FC (LAFC) di Major League Soccer (MLS), masih dianggap memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi. “Dia masih punya kualitas! Itu sebabnya saya yakin dia bisa tampil baik di klub besar seperti AC Milan atau di tempat lain,” tambah Oh.

Setelah beberapa tahun terakhir performanya menurun di Tottenham Hotspur, banyak pihak meragukan kemampuan Son untuk bersaing di Eropa. Namun, pernyataan Oh menunjukkan bahwa kapten tim nasional Korea Selatan itu masih memiliki semangat dan kemampuan untuk bermain di panggung besar seperti Serie A.

Jika rumor ini benar-benar terwujud, kehadiran Son akan menjadi tambahan besar bagi lini depan AC Milan. Hal ini juga akan menjadi langkah baru klub menuju kombinasi ideal antara pengalaman dan kualitas internasional.

Profil Singkat Son Heung-min

Son Heung-min adalah salah satu pemain paling berpengaruh di dunia sepak bola modern. Dari masa kecil di Chuncheon, Korea Selatan, hingga menjadi kapten Tottenham Hotspur dan ikon nasional, perjalanan Son adalah kisah inspiratif tentang tekad dan ketekunan.

Son Heung-min lahir pada 8 Juli 1992 di Chuncheon, Gangwon, Korea Selatan. Ayahnya, Son Woong-jung, adalah mantan pesepak bola profesional dan pelatih yang sangat berperan dalam membentuk karakter disiplin Son sejak kecil.

Son memulai karier sepak bolanya di akademi FC Seoul, salah satu klub terbesar di Korea Selatan. Namun, ambisinya untuk bermain di Eropa membuatnya memilih jalur yang berbeda. Di usia 16 tahun, Son bergabung dengan akademi Hamburger SV di Jerman pada 2008, membuka pintu bagi karier internasionalnya.

Karier di Eropa

Hamburger SV (2010–2013)
Son melakukan debut profesionalnya bersama Hamburger SV pada 2010 di usia 18 tahun. Ia menjadi pemain termuda yang mencetak gol untuk klub tersebut di Bundesliga. Selama tiga musim bersama Die Rothosen, Son tampil dalam 78 pertandingan dan mencetak 20 gol.

Bayer Leverkusen (2013–2015)
Pada 2013, Son bergabung dengan Bayer Leverkusen dengan nilai transfer sekitar €10 juta, salah satu yang tertinggi bagi pemain Asia kala itu. Di Leverkusen, performanya semakin menonjol. Dalam dua musim, ia mencatat 29 gol dari 87 pertandingan di semua kompetisi, termasuk beberapa gol penting di Liga Champions.

Tottenham Hotspur (2015–2025)
Pada Agustus 2015, Tottenham Hotspur mendatangkan Son dengan mahar sekitar £22 juta, menjadikannya pemain Asia termahal saat itu. Setelah adaptasi yang cukup berat di musim pertamanya, Son berkembang menjadi bintang utama Spurs. Ia dikenal karena kecepatannya, kemampuan menembak dari jarak jauh, serta chemistry luar biasa bersama Harry Kane.

Karier Internasional

Son memulai debutnya untuk tim nasional Korea Selatan pada 2010. Ia telah tampil lebih dari 120 kali dan mencetak lebih dari 40 gol untuk negaranya. Ia menjadi bagian penting dalam skuat Korea Selatan di Piala Dunia 2014, 2018, dan 2022, termasuk membawa timnya mengalahkan Jerman 2-0 di fase grup Piala Dunia 2018, salah satu kemenangan paling bersejarah dalam sepak bola Asia.

Son juga mempersembahkan medali emas Asian Games 2018, yang membuatnya dibebaskan dari wajib militer di Korea Selatan.

Son dikenal sebagai pemain serba bisa yang bisa bermain di posisi sayap kiri, kanan, atau sebagai penyerang tengah. Ia memiliki kemampuan dribel cepat, finishing akurat, dan visi permainan yang tajam. Kombinasi kecepatan dan determinasi menjadikannya mimpi buruk bagi bek lawan.

Di luar lapangan, Son dikenal rendah hati dan disiplin. Ia jarang terlibat kontroversi dan menjadi teladan bagi banyak pemain muda Asia.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan