Rekayasa Lalulintas di 3 Titik Demo Jakarta, Hindari Kawasan DPR

admin.aiotrade 06 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Rekayasa Lalulintas di 3 Titik Demo Jakarta, Hindari Kawasan DPR


\nJAKARTA, aiotrade
\nPengendara di Jakarta perlu mempersiapkan diri menghadapi gangguan lalu lintas pada hari ini, Kamis (6/11/2025). Polres Metro Jakarta Pusat akan menerapkan rekayasa lalu lintas di tiga lokasi yang menjadi titik unjuk rasa buruh dan mahasiswa.

\n

Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, Kapolres Metro Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa skenario pengalihan arus kendaraan bersifat situasional. Artinya, penutupan atau pembukaan ruas jalan akan disesuaikan dengan kondisi massa dan tingkat kepadatan di lapangan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
\n

"Kami memohon pengertian masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan bersama menjadi prioritas kami," ujar Susatyo di Jakarta.

\n

Imbauan Khusus: Jauhi Area Senayan

\n

Masyarakat secara khusus diminta menghindari kawasan Gedung DPR/MPR di Senayan selama berlangsungnya aksi. Rekomendasi ini dikeluarkan mengingat lokasi tersebut menjadi pusat konsentrasi massa terbesar dari ketiga titik demonstrasi.

\n

Buruh yang terhimpun dalam Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) akan berkumpul di depan kompleks parlemen. Antisipasi terhadap jumlah peserta yang signifikan membuat aparat menempatkan kekuatan pengamanan paling besar di sana.

\n

Susatyo menyarankan penggunaan jalur alternatif bagi warga yang memiliki keperluan melintas. Meski tidak merinci jalur spesifik, ia menekankan pentingnya fleksibilitas dalam memilih rute perjalanan hari ini.

\n

2.198 Personel di Tiga Lokasi

\n

Total 2.198 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan seluruh titik aksi. Komposisi pengamanan melibatkan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bekerja secara terkoordinasi.

\n

Pembagian kekuatan dilakukan dengan mempertimbangkan skala massa di setiap lokasi. Kompleks DPR/MPR mendapat jatah 1.464 personel mengingat estimasi jumlah pengunjuk rasa yang lebih besar.

\n

"Untuk yang di depan DPR/MPR ada 1.464 personel, sementara di titik lainnya ada 734 personel," ujarnya.

\n

Sisa personel sejumlah 734 orang dibagi untuk mengawal dua lokasi lainnya: kawasan Monumen Nasional dan gedung Kementerian Haji dan Umrah. Kedua titik tersebut menjadi tempat aksi dari aliansi mahasiswa.

\n

"Kami hadir untuk memastikan semuanya berjalan dengan aman dan kondusif," kata Susatyo.

\n

Kebebasan Menyampaikan Aspirasi Tetap Dijamin

\n

Kebebasan menyampaikan aspirasi tetap dijamin dengan catatan tidak melanggar koridor hukum. Susatyo memberikan batasan tegas mengenai tindakan yang dilarang selama aksi berlangsung.

\n

Membakar ban, merusak fasilitas umum, atau memblokir jalan menjadi tiga larangan utama yang tidak bisa ditolerir. Pelanggaran terhadap aturan ini akan ditindak sesuai prosedur yang berlaku.

\n

"Silakan menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam koridor hukum dan ketertiban," kata dia.

\n

Persiapan Pengamanan yang Matang

\n

Selain jumlah personel yang cukup besar, aparat juga melakukan persiapan matang untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas. Sistem pengalihan arus kendaraan telah dipersiapkan dengan baik, termasuk pengaturan lampu lalu lintas dan penjagaan di sekitar area demonstrasi.

\n

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Mereka menegaskan bahwa tujuan utama dari pengamanan adalah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan semua pihak.

\n

Dengan adanya rencana pengalihan lalu lintas dan pengamanan yang ketat, diharapkan aktivitas masyarakat di Jakarta dapat berjalan lancar meskipun ada aksi unjuk rasa.

\n

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan