
Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Rabu (17/12/2025)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 0,43% pada level 8.686,47 pada perdagangan Selasa (16/12/2025). Pergerakan IHSG saat ini berada di fase awal wave [iv] dari wave 5 pada label hitam. Dengan situasi tersebut, IHSG berpeluang mengalami koreksi terlebih dahulu untuk menguji kisaran 8.464–8.560 sekaligus menutup area gap tipsnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam skenario terburuk (label merah), IHSG dinilai telah menyelesaikan wave (1) dan berpotensi terkoreksi lebih dalam hingga menuju area 8.000-an. Berikut adalah rekomendasi saham untuk perdagangan Rabu (17/12/2025):
1. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
Saham ADRO terkoreksi sebesar 1,1% ke Rp 1.805 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Namun, selama ADRO masih mampu berada di atas Rp 1.765 sebagai stoplossnya, posisi ADRO saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave C dari wave (A).
- Rekomendasi: speculative buy Rp 1.780-Rp 1.805
- Target harga: Rp 1.855, Rp 1.960
- Stoploss: Di bawah Rp 1.765
2. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)
Saham BRIS melemah sebesar 2,18% ke level Rp 2.240 dengan tekanan jual yang masih terlihat. Saat ini, posisi BRIS diperkirakan berada pada bagian wave (iv) dari wave [c] pada label hitam.
- Rekomendasi: Buy on weakness Rp 2.190–Rp 2.240
- Target harga: Rp 2.380 dan Rp 2.450
- Stoploss: Di bawah Rp 2.150
JPFA Chart
by TradingView
3. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
Saham JPFA terkoreksi ke level Rp 2.650, namun disertai dengan munculnya volume pembelian. Saham ini diperkirakan berada pada bagian wave [v] dari wave 5 dari wave (3).
- Rekomendasi: Buy on weakness Rp 2.610–Rp 2.650
- Target harga: Rp 2.870 dan Rp 2.970
- Stoploss: di bawah Rp 2.570
4. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
Saham TOWR turun sebesar 4,39% ke level 545 dan disertai tekanan jual. Saat ini, TOWR diperkirakan berada di awal wave (c) dari wave [iii] dari wave C.
- Rekomendasi: Speculative buy Rp 530–Rp 545
- Target harga: Rp 580 dan Rp 625
- Stoploss: di bawah Rp 525