Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini, IHSG Diperkirakan Melemah

admin.aiotrade 16 Nov 2025 2 menit 15x dilihat
Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini, IHSG Diperkirakan Melemah

Proyeksi Pergerakan IHSG pada Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melemah pada perdagangan hari ini, 17 November 2025. Sejumlah analis memperkirakan bahwa indeks akan bergerak dalam kondisi mixed dengan kecenderungan melemah. Hal ini didasarkan pada indikator MACD yang menunjukkan tren melandai dan potensi terjadinya death cross, yang sejalan dengan penurunan indikator RSI.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Beberapa sentimen diharapkan memengaruhi arah IHSG pada awal pekan ini. Salah satunya adalah pelaku pasar yang menantikan rilis keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Prediksi menunjukkan bahwa BI kemungkinan akan kembali memangkas suku bunga sebesar 25 bps menjadi 4,5%. Jika keputusan tersebut sesuai ekspektasi, pasar berpotensi merespons secara positif karena adanya potensi penurunan cost of fund.

Selain itu, para pelaku pasar juga menunggu rilis risalah FOMC setelah momen penyelesaian shutdown pemerintahan Amerika Serikat (AS) dan data tenaga kerja AS yang tertekan. Hal ini dapat mendorong The Fed untuk bersikap lebih dovish.

Analisis dari Para Ahli

Herditya Wicaksana, analis MNC Sekuritas, memproyeksikan bahwa IHSG masih rawan terkoreksi dalam fase konsolidasinya. Ia menyarankan investor untuk memperhatikan level support di 8.338 dan resistance di 8.442. Arah IHSG pada perdagangan Senin akan dipengaruhi oleh pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS yang diperkirakan menguat serta pergerakan harga emas yang rawan koreksi.

Investor juga masih akan mencermati efek setelah government shutdown dan kebijakan dari The Fed. Menurut Herditya, situasi ini akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah IHSG.

Saham-Saham yang Layak Diperhatikan

Beberapa saham yang layak dicermati oleh investor antara lain:

  • PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) dengan target harga di kisaran Rp 710—Rp 760 per saham.
  • PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) dengan target harga Rp 1.570—Rp 1.690 per saham.
  • PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) dengan target harga Rp 454—Rp 478 per saham.

[WINS Chart by TradingView]

Rekomendasi Investasi

Oktavianus Audi, VP Equity Retail Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, memprediksi IHSG akan bergerak dalam rentang level support 8.305 dan resistance 8.450. Ia memberikan rekomendasi speculative buy untuk beberapa saham, antara lain:

  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan support di level Rp 2.870 per saham dan resistance di level Rp 3.280 per saham.
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan support di level Rp 3.620 per saham dan resistance di level Rp 4.120 per saham.

Rekomendasi ini ditujukan untuk investor yang ingin memanfaatkan peluang dalam kondisi pasar yang tidak stabil. Namun, investor tetap diminta untuk memantau perkembangan terkini dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan