Reliance Sekuritas (RELI) Bocorkan Rencana IPO Perusahaan Baru

admin.aiotrade 15 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Reliance Sekuritas (RELI) Bocorkan Rencana IPO Perusahaan Baru

PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) memiliki rencana besar untuk tahun 2026. Perusahaan yang bergerak dalam bidang penjamin emisi efek ini akan mengajukan satu perusahaan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Selain itu, RELI juga akan menyiapkan aksi penerbitan efek berupa obligasi.

AioTrade Autopilot
πŸ”₯ SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Direktur Reliance Sekuritas, Andrew Gunawan, menjelaskan bahwa perseroan akan melakukan dua aksi penerbitan efek pada tahun depan. Salah satunya adalah IPO saham, sementara yang lainnya berupa penerbitan obligasi. Meskipun demikian, ia belum dapat mengungkapkan identitas perusahaan yang akan menjadi target IPO maupun sektor industri mereka. Hal ini dikarenakan masih adanya keterbatasan informasi akibat perjanjian kerahasiaan yang telah ditandatangani.

Andrew juga menyebutkan bahwa nilai emisi dan papan pencatatan dari perusahaan tersebut belum bisa diungkapkan. Ia mengatakan, "Ada sekitar dua perusahaan yang akan kami jual terbitkan satu efek bersifat ekuitas itu berarti IPO saham ya di tahun 2026 dan satu efek sifat utang itu berarti obligasi di tahun 2026 juga."

Selain fokus pada IPO dan obligasi, RELI juga telah menunjukkan jejak keberhasilannya sebagai penjamin emisi efek di beberapa perusahaan publik. Beberapa contohnya adalah PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) pada 2024, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) pada 2023, PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) pada 2022, serta PT GTS Internasional Tbk (GTSI) pada 2021.

Sementara itu, Direktur Reliance Sekuritas Reza Priyambada mengungkapkan rencana ekspansi bisnis perusahaan pada tahun 2026. Langkah ini akan dilakukan di wilayah-wilayah luar Jawa seperti Sumatra, Kalimantan, Bali-Nusa Tenggara, dan Sulawesi. Tujuan dari ekspansi ini adalah untuk memperluas basis investor dan mendorong pertumbuhan transaksi.

Menurut Reza, strategi ekspansi kali ini akan dilakukan secara lebih selektif. RELI memilih untuk memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada, termasuk menjalin kerja sama dengan perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) di daerah. Dengan demikian, perusahaan tidak perlu membuka kantor cabang besar.

β€œKita lakukan di mana pun yang kita anggap punya potensi untuk meningkatkan basis investor kita, yang pada akhirnya adalah meningkatkan transaksi, juga nantinya bisa menunjang bisnis kita,” ujarnya.

Selain itu, penguatan layanan digital juga menjadi faktor pendukung strategi tersebut. Saat ini, RELI telah memiliki platform perdagangan daring Rally Trade yang telah memperoleh izin resmi. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan layanan yang lebih baik kepada nasabah.

Data yang dirangkum oleh RELI menunjukkan peningkatan aktivitas transaksi nasabah. Rata-rata nilai transaksi harian nasabah naik dari sekitar Rp 40–50 miliar pada 2024 dan awal 2025 menjadi sekitar Rp 70–80 miliar per hari pada kuartal kedua dan ketiga 2025. Peningkatan ini menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh RELI mulai menunjukkan hasil yang positif.

Dengan rencana IPO pada 2026 dan ekspansi bisnis yang lebih luas, RELI tampaknya siap untuk memperkuat posisinya di pasar keuangan Indonesia. Kedepannya, perusahaan akan terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan memperluas pangsa pasar dengan strategi yang lebih inovatif dan efektif.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan