Reses DPRD Belu: Warga Keluhkan Air Bersih Terkontaminasi Kotoran Ternak

admin.aiotrade 25 Okt 2025 2 menit 18x dilihat
Reses DPRD Belu: Warga Keluhkan Air Bersih Terkontaminasi Kotoran Ternak
Reses DPRD Belu: Warga Keluhkan Air Bersih Terkontaminasi Kotoran Ternak

Masalah Akses Air Bersih dan Infrastruktur di Dusun Duanone 2

Warga masyarakat di Dusun Duanone 2, Desa Lasiolat, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu, NTT mengeluhkan kesulitan dalam mengakses air bersih. Selama ini, warga setempat mengonsumsi air dari Embung yang berada di dusun tersebut. Namun, kondisi air dari Embung ini sangat memprihatinkan karena tercampur kotoran ternak seperti sapi.

Meskipun tidak layak dikonsumsi, warga terpaksa tetap menggunakan air dari Embung tersebut karena menjadi satu-satunya sumber air bersih yang tersedia. Hal ini menjadi keluhan utama masyarakat setempat yang disampaikan kepada Anggota DPRD Kabupaten Belu Fraksi PSI, Alexander Nyang Leong, saat menggelar Reses III masa sidang III DPRD Belu.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Alex Leong menyampaikan bahwa selain masalah air bersih, masyarakat juga mengeluhkan sulitnya akses jaringan Telkomsel di wilayah tersebut. Ia menilai, masalah-masalah ini harus segera mendapat perhatian dari pemerintah agar bisa segera diperbaiki.

Profesi Petani dan Kendala yang Dihadapi

Menurut Alex Leong, mayoritas penduduk Lasiolat berprofesi sebagai petani dengan lahan yang cukup luas. Namun, kendala utama yang masih dikeluhkan adalah saluran irigasi untuk persawahan. Selain itu, ketersediaan alat mesin pertanian (Alsintan) juga minim karena alokasi bantuan yang terbatas.

Warga membutuhkan alat seperti traktor tangan dan rontok untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Meski memiliki potensi besar, tanpa peralatan yang memadai, hasil pertanian tidak dapat maksimal.

Peran Jalan Usaha Tani (JUT)

Selain masalah pertanian, warga juga mengeluhkan tentang Jalan Usaha Tani (JUT). Menurut Alex Leong, JUT bukan hanya penting bagi para petani, tetapi juga membantu masyarakat yang bekerja sebagai penambang batu dan pasir. Saat ini, aktivitas penambangan hanya bisa dilakukan pada musim panas, sedangkan saat musim hujan, jalan tidak bisa diakses.

“Karena saat musim hujan jalan tidak bisa diakses, sehingga JUT ini penting karena mempermudah akses dan memperlancar distribusi hasil panen,” ujarnya.

Alex Leong menekankan bahwa dengan adanya jalan yang baik, hasil panen akan lebih baik, sehingga produktivitas pertanian serta kegiatan penambangan bisa meningkat. Hal ini akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat.

Upaya Penyampaian Keluhan ke Pemerintah

Semua keluhan warga tersebut akan disampaikan oleh Alex Leong kepada pemerintah agar menjadi atensi. Ia berharap, dengan adanya perhatian dari pemerintah, kondisi masyarakat di Dusun Duanone 2 dapat segera diperbaiki.

Tantangan Masa Depan

Masalah akses air bersih, infrastruktur jalan, dan peralatan pertanian yang minim merupakan tantangan besar bagi masyarakat Lasiolat. Tanpa solusi yang tepat, kesejahteraan masyarakat akan sulit dicapai. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari pemerintah dan lembaga terkait sangat diperlukan untuk menjawab semua keluhan tersebut.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan