Resmi terdaftar di BEI, saham Superbank (SUPA) langsung naik

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 15x dilihat
Resmi terdaftar di BEI, saham Superbank (SUPA) langsung naik


aiotrade.CO.ID - JAKARTA.

PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) resmi menjadi bagian dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, 17 Desember 2025. Perusahaan yang berada di bawah naungan Grup Emtek ini menggelar perdagangan perdana dengan kinerja yang sangat mengesankan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada sesi perdagangan pertama, saham SUPA langsung mencatatkan peningkatan signifikan. Hingga pukul 09.02 WIB, harga saham perusahaan naik sebesar 24,41% dan berada di level Rp 790 per saham. Peningkatan ini menunjukkan antusiasme besar dari para investor terhadap saham baru tersebut.

Dalam aksi korporasi ini, Superbank melakukan penawaran umum perdana (IPO) dengan melepas sebanyak 1,4 miliar saham. Angka ini setara dengan 13% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan. Harga IPO ditetapkan pada tingkat Rp 635 per saham, sehingga total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 2,79 triliun.

Proses IPO ini mendapatkan respons yang luar biasa. Dari jumlah saham yang ditawarkan, permintaan jauh melampaui target. Berdasarkan data yang dirilis, IPO SUPERBANK mengalami oversubscribed hingga 318,69 kali. Hal ini menunjukkan minat yang sangat tinggi dari para pemodal terhadap potensi pertumbuhan perusahaan.

Dalam prospektus yang dirilis, penggunaan dana hasil IPO akan dialokasikan untuk memperkuat fondasi bisnis Superbank. Berikut adalah rincian alokasi dana:

  • 70% dari dana IPO akan digunakan untuk modal kerja dalam penyaluran kredit. Superbank memiliki rencana untuk meningkatkan pertumbuhan pembiayaan dengan memperluas ekosistem digital dan memperluas penetrasi pasar ke wilayah-wilayah baru.

  • 30% sisanya akan digunakan untuk belanja modal. Dana ini akan digunakan untuk investasi dalam pengembangan infrastruktur dan teknologi yang mendukung operasional perusahaan.

Dari tahun 2026 hingga lima tahun ke depan, dana tersebut akan dialokasikan untuk beberapa proyek strategis, antara lain:

  • Pengembangan produk pendanaan dan pembiayaan.
  • Peningkatan sistem pembayaran digital.
  • Pembangunan infrastruktur teknologi informasi.
  • Penguatan sistem operasional.
  • Investasi dalam AI dan Data Analytics.
  • Peningkatan keamanan siber.

Selain itu, grafik harga saham SUPA dapat dilihat melalui TradingView, yang menampilkan tren pergerakan harga saham sejak peluncuran perdana.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan