Respons Kepolisian Terkait Penggeledahan Rumah Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta

admin.aiotrade 08 Nov 2025 2 menit 16x dilihat
Respons Kepolisian Terkait Penggeledahan Rumah Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta


Penggeledahan dilakukan di sebuah rumah yang terletak di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Penggeledahan ini dilakukan dalam rangka penyelidikan terkait ledakan yang terjadi di masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Jakut, saat Salat Jumat sedang berlangsung.

Menurut informasi yang beredar, penggeledahan dilakukan di rumah seorang siswa dari SMAN 72 dan berlangsung pada Jumat malam (7/11). Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian mengenai hal tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Saat ditanya mengenai penggeledahan tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjawab dengan singkat. "Nanti saya sampaikan ya," katanya kepada media, Sabtu (8/11).


Budi menambahkan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung, termasuk olah tempat kejadian perkara. "Masih dilakukan penyelidikan dan Olah Barang Bukti sehingga butuh waktu, mohon bersabar ya," ujarnya.

Hingga kini, polisi belum mengungkapkan identitas pelaku ledakan tersebut. Namun, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pihaknya sudah mengetahui siapa terduga pelaku.

"Untuk dugaan pelaku, kita sudah tahu, saat ini juga sedang dirawat, kita sedang melakukan pemeriksaan pendalaman, nanti akan diumumkan," ujar Sigit kepada wartawan di Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (8/11).


Ledakan yang terjadi di masjid SMAN 72 tersebut melukai 54 siswa. Dari jumlah tersebut, 27 di antaranya dirawat di RS Islam Cempaka Putih, sedangkan 6 siswa lainnya dirawat di RS Yarsi.

Sigit juga menyatakan bahwa ia akan membesuk para korban yang sedang dirawat. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan investigasi untuk menemukan fakta-fakta terkait kejadian tersebut.

Beberapa pihak terkait, termasuk keluarga korban dan masyarakat sekitar, menantikan hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwajib. Mereka berharap agar kasus ini dapat segera diungkap dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Polisi menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antara aparat kepolisian dengan masyarakat dalam menyelesaikan kasus ini.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan