
KUALA LUMPUR, aiotrade—
Pemerintah Malaysia sedang mempertimbangkan serius permintaan dari asosiasi produsen durian untuk mengakui buah berduri ini sebagai buah nasional negara. Usulan ini diajukan oleh Durian Manufacturer Association (DMA) melalui Kementerian Pertanian dan Keamanan Pangan pada 8 September lalu.
Durian telah lama dikenal sebagai "raja segala buah" dan menjadi simbol kebanggaan Malaysia di dunia internasional. Namun, berbeda dengan bunga raya yang diakui sebagai bunga nasional atau harimau yang menjadi lambang negara, durian belum pernah memiliki status serupa.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Usulan DMA
Presiden DMA, Eric Chan, menyatakan bahwa durian lebih dari sekadar hasil pertanian. Ia menekankan bahwa buah ini merupakan bagian dari jati diri bangsa.
“Durian bukan hanya buah biasa. Ini adalah bagian dari identitas nasional kita,” ujar Chan.
Ia juga menambahkan bahwa setiap warga Malaysia, tanpa memandang latar belakang, pasti memiliki kenangan atau tradisi terkait durian.
DMA juga mengusulkan agar tanggal 7 Juli ditetapkan sebagai Hari Durian Nasional. Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan puncak musim panen durian di Malaysia.
Chan menjelaskan bahwa hari tersebut dapat dirayakan dengan berbagai aktivitas seperti festival, kunjungan kebun, pameran, hingga kegiatan yang melibatkan petani dan pencinta durian.
“Ini akan menjadi hari bagi semua orang—mulai dari pekerja kebun hingga penikmat durian—untuk merayakan apa yang membuat durian kita begitu istimewa,” tambahnya.
Tanggapan pemerintah
Direktur Jenderal Departemen Pertanian Malaysia, Nor Sam Alwi, mengonfirmasi bahwa pemerintah telah menerima permohonan resmi dari DMA. Ia menegaskan bahwa penetapan durian sebagai buah nasional memerlukan kajian komprehensif.
“Keputusan untuk menobatkan sebuah buah sebagai buah nasional harus melalui pertimbangan menyeluruh oleh berbagai lembaga pemerintah,” jelasnya.
Nor Sam menjelaskan bahwa faktor-faktor seperti dampak sosial ekonomi, nilai ekspor, warisan budaya, penerimaan publik, serta kontribusi buah tersebut terhadap sektor pertanian nasional akan menjadi bahan pertimbangan utama.
“Saat ini, kementerian sedang meninjau usulan ini bersama departemen dan lembaga terkait untuk memastikan keputusan yang diambil dilakukan secara hati-hati dan menyeluruh,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa sejauh ini belum ada deklarasi resmi dari pemerintah yang menetapkan durian sebagai buah nasional, maupun penetapan bulan Juli sebagai Hari Durian Nasional.
“Apabila usulan ini disetujui di masa mendatang, pengumuman resminya akan dilakukan oleh kementerian setelah mendapat persetujuan pemerintah,” tambahnya.
Durian Malaysia di mata dunia
Malaysia dikenal sebagai penghasil beberapa varietas durian unggulan dunia seperti Musang King (D197), Black Thorn (D200), dan D24. Buah-buah ini telah menembus pasar global dan menjadikan Malaysia salah satu pusat durian premium dunia.
Pemerintah Malaysia melalui Intellectual Property Corporation of Malaysia (MyIPO) juga baru-baru ini memperpanjang status Geographical Indication (GI) durian Musang King hingga Maret 2034.
Status ini melindungi keaslian produk dan mencegah negara lain mengklaim nama tersebut.
“Perpanjangan GI ini ibarat cap paspor bagi Musang King,” kata Chan.
“Itu membuktikan asalnya benar-benar dari Malaysia dan menjadi kebanggaan bagi para petani serta produsen yang telah membangun merek global dari akar lokal.”
Chan menambahkan, pengakuan durian sebagai buah nasional dapat memperkuat inovasi, riset, dan pengembangan agrowisata. Banyak pengusaha lokal kini bereksperimen dengan produk turunan durian, seperti kopi, kue, hingga permen.