Reza Rahadian Buka Suara Soal Debut sebagai Sutradara Film

admin.aiotrade 10 Sep 2025 3 menit 22x dilihat
Reza Rahadian Buka Suara Soal Debut sebagai Sutradara Film
Featured Image

Reza Rahadian Berani Menjadi Sutradara dalam Film “Pangku”

Aktor ternama Reza Rahadian kini mencoba tantangan baru dengan menjadi sutradara film panjang berjudul “Pangku”. Ini adalah debutnya sebagai sutradara, yang ia anggap sebagai langkah penting untuk terus berkembang dalam kariernya. Ia menyatakan bahwa penyutradaraan merupakan medium baru yang memberinya ruang untuk tumbuh dan berkembang lebih jauh.

“Saya merasa perlu terus bergerak dan berkembang. Medium penyutradaraan ini adalah hal baru bagi saya, dan ini adalah film pertama saya sebagai sutradara. Saya memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri,” ujarnya saat ditemui setelah konferensi pers di Jakarta, Senin.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Reza menekankan bahwa ia menemukan kepuasan dalam berakting maupun menyutradarai. Namun, ia mengungkapkan bahwa saat ini, perannya sebagai sutradara memberinya ruang untuk terus berkembang. Standar utamanya adalah mampu menyampaikan cerita dengan jujur dan sebaik mungkin.

Film “Pangku” tidak hanya menjadi debutnya sebagai sutradara, tetapi juga menjadi wujud dari adegan impiannya. Dalam film ini, ia ingin menyampaikan nilai-nilai hidup yang diajarkan oleh ibunya. Nilai tersebut menjelaskan bahwa kesulitan dan tantangan hidup tidak boleh diromantisasi atau dijadikan alasan untuk mengasihani diri sendiri.

“Justru harus menjadi momentum untuk melangkah lebih baik dan tepat. Tidak ada proses mengasihani diri atau mendramatisasi duka dalam kehidupan. Lebih kepada merayakan kehidupan dengan segala keruwetannya,” tutur Reza.

Dalam film ini, ia menggambarkan nilai-nilai tersebut melalui adegan sederhana seperti interaksi antara ibu dan anak yang sedang tiduran dan bercakap-cakap. Adegan ini bukan tentang meratapi nasib, tetapi lebih pada penerimaan bahwa hidup memang seperti itu, dan harus dijalani.

Reza mengaku menemukan nilai-nilai hidup ini saat melakukan riset lapangan. Meski kondisi mereka jauh dari keberuntungan, mereka memiliki kekuatan yang menjadi sumber inspirasi. Ia mengakui bahwa mereka justru memberikan dukungan dan inspirasi, meskipun hidup tidak mudah.

Film “Pangku” diproduksi oleh Gambar Gerak, rumah produksi yang didirikan oleh Reza Rahadian dan Arya Ibrahim. Ceritanya mengangkat kisah perjuangan hidup seorang perempuan dan ibu. Mengikuti kisah Sartika (Claresta Taufan), seorang perempuan muda yang sedang hamil dan berusaha mencari masa depan lebih baik untuk anaknya. Dia bertemu dengan Maya (Christine Hakim), pemilik kedai kopi yang membantunya melalui proses persalinan.

Namun, justru membuatnya menjadi pelayan kopi pangku tanpa banyak pilihan. Film ini dibintangi oleh Claresta Taufan, Christine Hakim, Fedi Nuril, Devano Danendra, Shakeel Fauzi, Putri Risa Juan, Dea Chandika, Nazira C. Noer, Galabby, T. J. Ruth, Lukman Sardi, dan Djenar Masa Ayu.

Film “Pangku” akan tayang di bioskop Indonesia mulai 6 November 2025. Sebelumnya, film ini telah melalui berbagai tahap pengembangan dan mendapat penghargaan. Di antaranya adalah White Light Post-Production Award di JAFF Future Project (JFP) 2024. Selain itu, film ini lolos seleksi untuk dipresentasikan dalam Hong Kong - Asia Film Financing Forum ke-23 (HAF23), serta terpilih menjadi salah satu dari lima proyek film yang memenangkan HAF Goes to Cannes Program dan melanjutkan perjalanan untuk dipresentasikan di Cannes Film Festival 2025.

Film “Pangku” juga terpilih mengikuti Far East in Progress, Focus Asia 2025 di Far East Film Festival 2025 dan mendapatkan bantuan pendanaan Red Sea Fund for Post-Production dari Red Sea Film Foundation.

Topik Terkait:
Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan