
Proses Akuisisi Aset Kripto oleh Robinhood
PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), emiten yang mengelola klub sepak bola Bali United, memberikan pernyataan terkait kabar akuisisi aset kripto yang dikelola perseroan oleh Robinhood Market Inc., sebuah perusahaan layanan keuangan asal Amerika Serikat. Corporate Secretary BOLA, Yohanes Ade Bunian Moniaga, menjelaskan bahwa proses tersebut masih berada pada tahap Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) dan akan berlanjut jika mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Robinhood belum resmi dan masih sedang dalam tahap penawaran akuisisi PT PAK,” ujar Yohanes dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin, 15 Desember 2025.
Meski masih dalam tahap penawaran, Yohanes menilai rencana akuisisi yang ditawarkan oleh Robinhood cukup menarik. Selain itu, BOLA juga sedang mengajukan izin perdagangan aset kripto ke OJK. “Penawaran rencana yang diberikan oleh Robinhood cukup menarik bagi Perseroan dan sampai saat ini, PT PAK belum menunjukkan kinerja yang baik,” tambahnya.
Ekspansi Robinhood di Pasar Modal Indonesia
Selain mengakuisisi BOLA, Robinhood disebut telah bersepakat untuk mengambilalih perusahaan pialang Indonesia, PT Buana Capital. Kedua akuisisi ini direncanakan menjadi langkah resmi Robinhood masuk ke pasar modal Indonesia. Hal ini juga diharapkan dapat mempercepat ekspansi mereka di kawasan Asia Tenggara dan pasar global lainnya.
Kepala Robinhood kawasan Asia, Patrick Chan, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan pasar yang tumbuh pesat untuk perdagangan. “Kami menantikan untuk menghadirkan layanan inovatif yang sama kepada masyarakat Indonesia, yang telah memperoleh kepercayaan pelanggan Robinhood di seluruh dunia,” ujar Patrick seperti dikutip dalam laporan media.
Peran Penasihat Strategis dan Dampak Ekonomi
Dalam proses akuisisi, Pieter Tanuri dari PT Buana Capital dan PT Pedagang Aset Kripto akan tetap terlibat sebagai penasihat strategis bagi Robinhood setelah transaksi selesai. Presiden Direktur Buana Capital, Benny Hardiman Setiabrata, mengungkapkan bahwa proses akuisisi ini merupakan langkah besar yang akan memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia.
Menurut Benny, langkah ini berpotensi menciptakan masyarakat yang semakin mudah mengakses investasi global dengan cara yang lebih terjangkau dan efisien. Ia juga menilai bahwa kolaborasi ini akan membawa inovasi dan kemudahan akses bagi lebih banyak investor Indonesia untuk terlibat dalam pasar modal dan kripto global.
“Dengan pengalaman Robinhood yang sudah terbukti dalam membawa lebih dari 26 juta pengguna di AS untuk terlibat dalam investasi ritel, kami yakin bahwa kolaborasi ini akan membawa inovasi dan kemudahan akses bagi lebih banyak investor Indonesia,” ujar Benny.
Potensi Pengembangan Literasi Keuangan
Pengembangan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia menjadi salah satu fokus utama dari kolaborasi ini. Dengan adanya layanan Robinhood yang sudah terbukti di pasar AS, diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih mudah memahami dan mengakses berbagai instrumen investasi, termasuk aset kripto.
Seiring dengan perluasan bisnis Robinhood ke pasar Indonesia, diharapkan akan ada peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam investasi, khususnya generasi muda yang lebih familiar dengan teknologi digital dan platform finansial modern.
Dengan begitu, kerja sama antara Robinhood dan BOLA serta PT Buana Capital tidak hanya menjadi langkah bisnis, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sistem keuangan yang lebih inklusif dan demokratis.