Pascapemadaman listrik yang berkepanjangan akibat banjir, layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammad Ali Kasim (MAK) Gayo Leus kembali beroperasi. Kondisi ini menjadi angin segar bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan akses layanan kesehatan.
Sejak dua hari terakhir, pasokan listrik yang stabil telah membantu rumah sakit kembali menjalankan operasionalnya. Seluruh fasilitas utama seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat jalan, rawat inap, ICU, layanan haemodialisa, laboratorium, radiologi, Unit Transfusi Darah (UTD), dapur gizi, hingga layanan ambulans kini sudah berjalan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Genset dalam kondisi baik. Ambulans ada tiga unit, dua di antaranya aktif menggunakan BBM solar, sementara satu unit terkendala BBM. Dapur gizi beroperasi, sebagian menggunakan gas elpiji dan sebagian lainnya memanfaatkan kayu bakar,” demikian laporan terbaru mengenai situasi RSU MAK Gayo Leus.
Meskipun layanan kembali dibuka, beberapa kendala masih terus diperbaiki. Beberapa alat laboratorium mengalami kerusakan reagen karena pemadaman listrik. Selain itu, pipa saluran air yang sempat terbawa banjir masih dalam proses perbaikan oleh PDAM.
“BBM untuk genset dan mesin penyedot air saat ini tersedia, namun jumlahnya terbatas. Air bersih disedot dari sumber air di sekitar RS dan diangkut menggunakan mobil tangki,” tambah laporan tersebut.
Selain itu, akses transportasi menuju RS MAK Gayo Leus masih belum sepenuhnya pulih. Banjir masih menggenangi beberapa titik jalan di Desa Badak, salah satu jalur utama menuju rumah sakit. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat enggan melintas karena khawatir akan keselamatan mereka.
“Apabila terdapat kondisi rujukan mendesak, jalur udara sudah dikoordinasikan menggunakan pesawat pengangkut logistik,” tutup laporan tersebut.
Sebelumnya, RS MAK Gayo Leus menghentikan layanan akibat banjir dan pemadaman listrik berkepanjangan yang dipicu oleh kelangkaan BBM. Selain itu, akses lalu lintas juga terputus sehingga pasien rujukan kesulitan mencapai fasilitas kesehatan tersebut.
Situasi Terkini di RSU MAK Gayo Leus
Berikut adalah beberapa aspek penting yang terjadi di RSU MAK Gayo Leus:
-
Operasional Fasilitas
Semua fasilitas utama kini kembali beroperasi, termasuk IGD, rawat jalan, rawat inap, ICU, layanan haemodialisa, laboratorium, radiologi, UTD, dapur gizi, dan layanan ambulans. -
Kondisi Genset dan BBM
Genset dalam kondisi baik. Namun, hanya dua dari tiga unit ambulans yang aktif menggunakan BBM solar. Satu unit ambulans terkendala BBM. Dapur gizi beroperasi dengan kombinasi gas elpiji dan kayu bakar. -
Masalah Teknis
Beberapa alat laboratorium mengalami kerusakan reagen akibat pemadaman listrik. Pipa saluran air yang terkena banjir masih dalam proses perbaikan. -
Ketersediaan BBM dan Air Bersih
BBM untuk genset dan mesin penyedot air tersedia, tetapi jumlahnya terbatas. Air bersih disedot dari sumber air di sekitar RS dan diangkut menggunakan mobil tangki. -
Akses Transportasi
Akses menuju rumah sakit masih terganggu. Banjir masih menggenangi jalur utama, seperti di Desa Badak. Hal ini menyebabkan masyarakat enggan melintasi area tersebut. -
Solusi Alternatif
Untuk keadaan darurat, jalur udara telah disiapkan dengan koordinasi menggunakan pesawat pengangkut logistik.
Tantangan dan Upaya Perbaikan
Meskipun banyak hal yang kembali normal, RSU MAK Gayo Leus masih menghadapi tantangan. Berikut beberapa upaya yang sedang dilakukan:
-
Perbaikan Infrastruktur
Tim teknis sedang bekerja keras untuk memperbaiki pipa saluran air yang rusak akibat banjir. -
Koordinasi dengan Pihak Terkait
Rumah sakit terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti PDAM dan lembaga logistik, untuk memastikan ketersediaan BBM dan air bersih. -
Peningkatan Kesadaran Masyarakat
Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan menghindari jalur-jalur yang masih tergenang air agar tidak terjadi kecelakaan.