
Erildya Cemilan Family, sebuah usaha kecil menengah (UMKM) yang lahir dari hobi ngemil keluarga, kini menjadi contoh sukses dalam mengubah tantangan pandemi menjadi peluang bisnis. Didirikan pada tahun 2020, usaha ini menunjukkan bahwa semangat, kreativitas, dan dukungan yang tepat bisa menghasilkan keberhasilan dari hal-hal sederhana.
Awalnya, keluarga pemilik Erildya Cemilan Family memang memiliki kebiasaan untuk ngemil. Di tengah masa pandemi, mereka ingin berkontribusi pada perekonomian keluarga dengan menciptakan camilan tradisional dengan sentuhan modern. Ide ini kemudian berkembang menjadi bisnis yang kini dikenal luas.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dengan semangat melestarikan cita rasa lokal sambil membawa inovasi kekinian, Erildya Cemilan Family menyajikan berbagai produk unggulan seperti keripik tempe umpet, kacang kriwil, dan sebring kriukk. Produk-produk ini memiliki bentuk yang unik, tekstur renyah, serta variasi rasa modern yang membuatnya diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang dewasa.
Namun, perjalanan menuju kesuksesan tidak selalu mulus. Di awal berdirinya, tantangan terbesar yang dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan tentang pemasaran produk. Pemilik usaha mengakui bahwa pada awalnya hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut atau pesanan melalui WhatsApp. Mereka belum paham bagaimana memasarkan produk secara luas.
Kesempatan besar datang ketika Erildya Cemilan Family bergabung dalam program Rumah BUMN BRI Jakarta pada tahun 2022. Program ini merupakan upaya pemberdayaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan, pendampingan, serta transformasi digital.
Pemilik usaha mendaftar melalui website Rumah BUMN Jakarta dan kemudian diundang masuk ke grup pelatihan. Selain itu, ia juga sudah menjadi nasabah BRI sejak lama, bahkan sejak menggunakan produk Tabungan Tabanas hingga saat ini sebagai pengguna Britama.
Setelah terpilih mengikuti program BRIncubator Lokal 2025, wawasan dan keterampilannya berkembang pesat. Lewat pelatihan tersebut, ia belajar bagaimana membangun brand, memasarkan produk baik secara online maupun offline, serta memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan penjualan.
Saat ini, Erildya Cemilan Family mencatat omzet rata-rata sebesar Rp 7–10 juta per bulan. Jumlah pelanggan terus bertambah, dan usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat sekitar.
Di masa depan, pemilik usaha berharap dapat mengembangkan usaha ini menjadi skala home industry dan membuka lapangan kerja bagi warga yang membutuhkan.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan ketekunan pelaku UMKM seperti Erildya Cemilan Family. Menurutnya, kisah sukses UMKM binaan seperti ini menunjukkan bahwa semangat pantang menyerah dan pembinaan yang tepat bisa melahirkan pelaku usaha tangguh.
BRI berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendorong para pelaku UMKM agar naik kelas melalui program seperti BRIncubator melalui Rumah BUMN. Dukungan BRI kepada UMKM tidak hanya berupa akses keuangan, tetapi juga pendampingan menyeluruh untuk menghadapi tantangan era digital.
Dhanny menegaskan bahwa BRI ingin memastikan setiap pelaku UMKM binaan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, mengoptimalkan teknologi, dan menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi nasional.
Melalui kisah inspiratif Erildya Cemilan Family, BRI kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi sahabat UMKM Indonesia. BRI hadir, mendampingi, dan tumbuh bersama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat dari akar rumput.