
Kebakaran Hebat di Denpasar, Rumah Ludes Dilalap Api
Pada Sabtu 25 Oktober 2025, sebuah peristiwa kebakaran hebat terjadi di Jalan Wiraraja Nomor 4, Banjar Anyar-Anyar, Denpasar Utara, Denpasar, Bali. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.00 Wita dan menghanguskan seluruh bangunan rumah yang berada di lokasi tersebut. Meskipun kebakaran menimbulkan kerugian besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kebakaran ini juga menjadi perhatian masyarakat setelah viral di media sosial. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, menjelaskan bahwa penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari percikan api dari dupa yang diletakkan di atas daksina di area persembahyangan (pelangkiran) rumah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Dari hasil penyelidikan awal dan keterangan yang kami kumpulkan, dugaan penyebab kebakaran adalah karena dupa yang masih hidup di pelangkiran rumah," ujar Kompol Sukadi.
Rumah yang diketahui milik korban berinisial IWS ludes dilalap si jago merah. Kerugian material diperkirakan mencapai angka yang cukup besar, yaitu sekitar Rp700.000.000. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar sekitar pukul 14.00 Wita, atau satu jam setelah kejadian.
Untuk menjinakkan api, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Denpasar mengerahkan total lima unit mobil pemadam dari empat pos berbeda. Pihak kepolisian, setelah menerima laporan dari masyarakat, segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) di lokasi.
Kompol Sukadi memastikan bahwa meskipun kerugian material sangat besar, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan sumber api, seperti dupa atau kompor, sudah mati sepenuhnya sebelum meninggalkan rumah.
Faktor Penyebab Kebakaran
Beberapa faktor dapat menyebabkan kebakaran, termasuk kesalahan dalam penggunaan sumber api. Berikut beberapa hal yang sering menjadi penyebab kebakaran:
- Dupa yang masih menyala: Dupa sering digunakan dalam ritual keagamaan, namun jika tidak dimatikan dengan benar, bisa menjadi sumber api yang membahayakan.
- Kompor yang tidak dimatikan: Banyak orang lupa mematikan kompor setelah selesai memasak, sehingga dapat menyebabkan kebakaran.
- Kabel listrik yang rusak: Kabel yang rusak atau korsleting dapat menyebabkan api dengan cepat.
- Minyak tanah atau bahan bakar lainnya: Bahan-bahan ini sangat mudah terbakar dan harus disimpan dengan aman.
Langkah Pencegahan Kebakaran
Mencegah kebakaran lebih baik daripada menghadapi akibatnya. Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:
- Mematikan sumber api: Pastikan semua sumber api seperti dupa, kompor, dan lampu telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah.
- Menyimpan bahan bakar dengan aman: Simpan bahan bakar seperti minyak tanah atau gas dalam wadah yang tahan api dan jauh dari sumber panas.
- Memeriksa kabel listrik: Pastikan kabel listrik dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan.
- Menggunakan alat pemadam api: Selalu sediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah untuk menghadapi kebakaran yang bersifat kecil.
Tindakan Darurat Saat Terjadi Kebakaran
Jika terjadi kebakaran, segera lakukan tindakan darurat berikut:
- Segera keluar dari lokasi kebakaran: Jangan mencoba menyelamatkan barang-barang, fokuslah pada keselamatan diri sendiri.
- Telepon layanan darurat: Segera hubungi nomor darurat seperti 113 (kepolisian) atau 118 (damkar).
- Buka pintu dan jendela: Jika memungkinkan, buka pintu dan jendela untuk mengurangi asap dan memudahkan evakuasi.
- Hindari menggunakan lift: Gunakan tangga darurat untuk keluar dari bangunan.