Rupiah Terpuruk, Melemah ke Rp16.693 per Dolar AS

admin.aiotrade 10 Des 2025 2 menit 23x dilihat
Rupiah Terpuruk, Melemah ke Rp16.693 per Dolar AS
Rupiah Terpuruk, Melemah ke Rp16.693 per Dolar AS

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah di Pasar Spot

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada awal perdagangan Rabu (10/12/2025) pada level Rp16.693 per dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data yang tersedia, laju rupiah melemah sebanyak 17 poin atau 0,10 persen dibandingkan penutupan kemarin yang menguat.

Daftar Mata Uang yang Menguat dan Melemah Pagi Ini

Mayoritas mata uang di Asia bergerak menguat pagi ini. Berikut rinciannya:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  • Yuan China menguat 0,01 persen
  • Rupee India menguat 0,22 persen
  • Pesso Filipina menguat 0,04 persen
  • Dolar Singapura menguat 0,03 persen
  • Dolar Hong Kong menguat 0,01 persen
  • Yen Jepang menguat 0,14 persen
  • Bath Thailand melemah 0,03 persen
  • Ringgit Malaysia melemah 0,16 persen

Dolar AS Menguat Karena Data Pekerjaan Lebih Kuat dari Proyeksi

Pengamat Pasar Uang, Lukman Leong, memproyeksikan bahwa rupiah akan melemah terhadap dolar AS yang menguat pada pagi ini. Hal ini dipicu oleh data pekerjaan AS dari Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTs) yang lebih kuat dari perkiraan. Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa pelemahan rupiah akan terbatas dalam jangka pendek.

Meski dolar AS mendapat dorongan dari data ketenagakerjaan yang solid, sentimen pasar saat ini lebih berhati-hati. Investor cenderung menunggu dan melihat reaksi pasar terhadap data penjualan ritel Indonesia yang akan dirilis dalam waktu dekat, serta hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) malam ini.

Pasar Proyeksi The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga Acuan

Meskipun dolar AS diperkirakan akan terus menguat, Lukman memperkirakan pergerakan rupiah akan berada dalam rentang yang terbatas, yakni antara Rp16.600 hingga Rp16.700 per dolar AS. Di sisi lain, pasar juga memperkirakan bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga dalam pertemuan FOMC kali ini.

Meskipun demikian, konsensus di pasar menunjukkan bahwa keputusan tersebut kemungkinan besar akan disertai dengan pernyataan hawkish mengenai prospek suku bunga di masa depan. "Konsensus hampir pasti memperkirakan pemangkasan suku bunga, namun pasar akan fokus pada pernyataan hawkish dari The Fed mengenai langkah mereka selanjutnya dalam mengelola kebijakan moneter," kata Lukman.

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp16.676 per Dolar AS

Pada akhir perdagangan, rupiah ditutup menguat ke level Rp16.676 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah ke Rp16.696 per dolar AS. Pergerakan nilai tukar rupiah terus menjadi perhatian para pelaku pasar, terutama dalam konteks data ekonomi domestik dan kebijakan moneter global.

Rupiah Dibuka Loyo ke Rp16.696 per Dolar AS

Awal perdagangan hari ini menunjukkan bahwa rupiah mengalami penurunan nilai tukar. Dalam situasi ini, investor dan pelaku pasar tetap waspada terhadap pergerakan yang mungkin terjadi, terutama mengingat adanya beberapa faktor makroekonomi yang dapat memengaruhi stabilitas kurs.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan