Rupiah Tidak Bisa Bangkit, Tutup di Level Rp16.688 per Dolar AS

admin.aiotrade 10 Des 2025 2 menit 15x dilihat
Rupiah Tidak Bisa Bangkit, Tutup di Level Rp16.688 per Dolar AS
Rupiah Tidak Bisa Bangkit, Tutup di Level Rp16.688 per Dolar AS

Rupiah Melemah di Akhir Pekan

Pada akhir perdagangan hari Rabu (10/12/2025), nilai tukar atau kurs rupiah mengalami penurunan. Mata uang Garuda berada di level Rp16.688 per dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data dari Bloomberg, rupiah melemah sebesar 12 poin atau 0,07 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Selasa (9/12), rupiah ditutup pada posisi Rp16.676 per dolar AS.

Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

Rupiah tidak melemah sendirian di kawasan Asia. Sejumlah mata uang lain juga mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Berikut rinciannya:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  • Ringgit Malaysia melemah sebesar 0,14 persen
  • Rupee India melemah sebesar 0,09 persen
  • Pesso Filipina melemah sebesar 0,05 persen
  • Won Korea melemah sebesar 0,05 persen
  • Dolar Taiwan melemah sebesar 0,04 persen

Penyebab Pelemahan Rupiah

Menurut pengamat pasar uang, Lukman Leong, pelemahan rupiah dipengaruhi oleh data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan. Data tersebut berasal dari Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTs). Meskipun demikian, Lukman menegaskan bahwa pelemahan rupiah akan terbatas dalam jangka pendek.

Meski dolar AS mendapat dukungan dari data ketenagakerjaan yang positif, sentimen pasar saat ini cenderung hati-hati. Investor cenderung menunggu dan melihat reaksi pasar terhadap data penjualan ritel Indonesia yang akan dirilis dalam waktu dekat, serta hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) malam ini.

Potensi Kenaikan Rupiah

Meskipun dolar AS diperkirakan akan terus menguat, Lukman memperkirakan bahwa pergerakan rupiah akan berada dalam rentang yang terbatas, yaitu antara Rp16.600 hingga Rp16.700 per dolar AS. Di sisi lain, pasar juga memperkirakan bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga dalam pertemuan FOMC kali ini. Meskipun demikian, konsensus di pasar menunjukkan bahwa keputusan tersebut kemungkinan besar akan disertai dengan pernyataan hawkish mengenai prospek suku bunga di masa depan.

Rupiah Tetap Tangguh di Tengah Gejolak Dunia

Meskipun mengalami tekanan, rupiah tetap menunjukkan ketangguhannya di tengah gejolak ekonomi global. Hal ini didorong oleh stabilnya kondisi ekonomi domestik dan kebijakan moneter yang terkendali. Bank Dunia pun menyebutkan alasan-alasan yang membuat rupiah tetap stabil meskipun menghadapi tantangan eksternal.


Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan