Rupiah Tumbang di Hadapan Ringgit Malaysia, Rekor Kurs Terendah Sejarah

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Rupiah Tumbang di Hadapan Ringgit Malaysia, Rekor Kurs Terendah Sejarah

Rupiah Melemah Terhadap Ringgit Malaysia, Tercatat Paling Lemah dalam Sejarah

Nilai tukar rupiah terhadap ringgit Malaysia kini mencatatkan level terlemah dalam sejarah. Berdasarkan data RTI Business pukul 09.31 WIB, rupiah melemah sebesar 0,52% atau 21 poin ke posisi Rp4.047 per ringgit Malaysia. Angka ini menunjukkan depresiasi sebesar 23,24% dalam tiga tahun terakhir dan 2,30% dalam seminggu terakhir.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada perdagangan 24 jam terakhir, nilai tukar rupiah terhadap ringgit sempat menyentuh level terendah di Rp4.050. Hal ini menunjukkan tekanan yang signifikan terhadap rupiah, terutama mengingat kondisi ekonomi dan politik domestik yang masih dinamis.

Sejalan dengan pelemahan rupiah, ringgit Malaysia tercatat sebagai mata uang yang paling kuat di Asia dalam beberapa waktu terakhir. Penguatan ringgit didorong oleh kombinasi faktor internal dan eksternal yang saling mendukung. Di pasar valuta asing, ringgit Malaysia dibuka menguat 0,33% ke 4,12 ringgit per dolar AS pada pembukaan hari ini, Rabu (12/11/2025). Sementara itu, rupiah mengalami penurunan sebesar 0,11% ke Rp16.713 per dolar AS.

Faktor Pendukung Kenaikan Ringgit Malaysia

Ahli strategi valas dan suku bunga OCBC, Christopher Wong, menjelaskan bahwa penguatan ringgit Malaysia didorong oleh dua faktor utama: fundamental domestik yang membaik dan kondisi eksternal yang menguntungkan, terutama pelemahan dolar AS. Ia menilai bahwa arus masuk investasi asing langsung (FDI) yang berkualitas, potensi aliran dana asing, serta surplus transaksi berjalan menjadi faktor pendukung utama.

Selain itu, komitmen pemerintah Malaysia dalam konsolidasi fiskal memberikan keyakinan bagi investor asing. Hal ini turut dipengaruhi oleh siklus pelonggaran kebijakan moneter The Fed yang membuat dolar AS melemah. Dengan demikian, ringgit Malaysia menjadi salah satu mata uang yang diminati dalam situasi saat ini.

Peran Fundamental Domestik dan Eksternal

Kepala riset dan strategi valas Maybank, Saktiandi Supaat, menilai bahwa penguatan ringgit juga berasal dari kombinasi pelemahan dolar AS dan fondasi ekonomi yang kuat. Namun, ia menekankan bahwa faktor eksternal seperti pelemahan dolar AS memberikan kontribusi yang sedikit lebih besar.

Dari sisi domestik, Supaat menyoroti arus masuk obligasi yang stabil, pertumbuhan ekonomi yang kuat, serta stabilitas kebijakan sebagai pendorong utama penguatan ringgit. Ia merujuk pada perkiraan awal pertumbuhan PDB Malaysia pada kuartal ketiga sebesar 5,2%, kerangka kebijakan yang jelas dalam anggaran 2026, serta kebijakan bank sentral yang tidak terburu-buru menurunkan suku bunga.

“Semua faktor ini meningkatkan kepercayaan terhadap posisi makroekonomi dan eksternal Malaysia, serta menjadikan ringgit sebagai aset berimbal hasil tinggi dan berisiko tinggi yang menarik di tengah pelemahan dolar AS,” ujarnya.

Kondisi Pasar Valuta Asing Saat Ini

Di tengah situasi tersebut, pasar valuta asing terus mengamati perkembangan ekonomi Indonesia dan Malaysia. Meski rupiah mengalami tekanan, kondisi ekonomi Indonesia tetap menunjukkan tanda-tanda positif, meskipun tidak secepat Malaysia dalam merespons dinamika global.

Dengan adanya pelemahan dolar AS, banyak negara Asia mencoba memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan daya saing ekspor mereka. Malaysia, dengan fondasi ekonomi yang kuat, tampaknya berhasil memanfaatkan kondisi tersebut secara optimal.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan