RUPSLB Garuda, Danantara Tambah Modal Rp23,67 Triliun

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 33x dilihat
RUPSLB Garuda, Danantara Tambah Modal Rp23,67 Triliun

Garuda Indonesia Akan Gelar RUPSLB untuk Pembahasan Peningkatan Modal dan Strategi Jangka Panjang

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari Rabu, 12 November 2025, pukul 14.00 WIB di Ruang Auditorium Gedung Manajemen Garuda, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. RUPSLB ini akan menjadi momen penting dalam pengambilan keputusan strategis terkait perusahaan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Agenda RUPSLB yang Dibahas

Dalam RUPSLB tersebut, empat mata acara utama akan dibahas, yaitu:

  • Persetujuan atas peningkatan modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor perseroan sehubungan dengan penerbitan saham baru melalui mekanisme penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
  • Persetujuan pengalihan kekayaan perseroan yang merupakan lebih dari 50 persen jumlah kekayaan bersih perseroan.
  • Persetujuan pelimpahan kewenangan terkait pengalihan kekayaan perseroan yang merupakan lebih dari 50 persen jumlah kekayaan bersih perseroan.
  • Persetujuan atas rencana jangka panjang perusahaan (RJPP) GIAA.

Selain itu, perseroan berencana menerbitkan 315.610.920.000 Saham Seri D dengan nilai nominal Rp75 per lembar saham. Dana hasil penerbitan saham tersebut akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan usaha dan memperbaiki posisi keuangan perseroan.

Penyerapan Saham oleh PT Danantara Asset Management (DAM)

PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM akan menyerap saham hasil pelaksanaan PMTHMETD sebesar Rp23,67 triliun. DAM melakukan dua skema penyerapan saham, yakni setoran modal dalam bentuk modal tunai senilai Rp17,02 triliun dan konversi pinjaman pemegang saham (shareholder loan/SHL) sebesar Rp6,65 triliun.

Dana tersebut akan dialokasikan sebagai berikut:

  • Rp8,7 triliun atau 36,78 persen untuk modal kerja dan operasional perseroan, termasuk pembayaran biaya perawatan dan perbaikan pesawat oleh GMF atau MRO lainnya.
  • Rp14,96 triliun atau 63,22 persen untuk peningkatan modal kepada Citilink melalui konversi pinjaman pemegang saham dan setoran modal tunai guna mendukung operasional dan pembayaran utang bahan bakar kepada Pertamina.

Penggunaan dana ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap perbaikan posisi keuangan, peningkatan ekuitas, serta memperkuat struktur permodalan Perseroan dan entitas anak.

Tujuan PMTHMETD dan Strategi Restrukturisasi

Sebagai bagian dari implementasi strategi restrukturisasi penyehatan, Garuda menargetkan tercapainya perbaikan kinerja keuangan dan operasional secara menyeluruh. Dari sisi pendanaan atas maintainance armada, Garuda Indonesia Group menargetkan peningkatan jumlah armada serviceable secara bertahap.

Dengan dukungan rencana pendanaan tersebut, Garuda Indonesia Group menargetkan pencapaian operating revenue tumbuh dengan CAGR hingga 19,9 persen selama periode 2025–2029.

Garuda mengharapkan PMTHMETD dapat memperbaiki nilai ekuitas perseroan secara konsolidasi, memperbaiki likuiditas perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan mengurangi liabilitas, serta memperbaiki kondisi keuangan yang lebih lanjut untuk mendukung keberlangsungan usaha di masa depan.

Peran Penting Garuda dalam Konektivitas Arus Barang dan Penumpang

Perseroan memiliki peranan penting dalam konektivitas arus barang dan penumpang di dalam dan luar negeri yang mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, strategi perbaikan posisi keuangan melalui pelaksanaan transaksi ini menjadi bagian penting dari keberlanjutan usaha Perseroan.

Struktur Dewan Komisaris dan Direksi Garuda Indonesia

Berikut adalah susunan Dewan Komisaris dan Direksi Garuda Indonesia:

Komisaris * Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo * Komisaris Independen: Mawardi Yahya * Komisaris: Chairal Tanjung * Komisaris: Frans Dicky Tamara

Direksi * Direktur Utama: Glenny Kairupan * Wakil Direktur Utama: Thomas Oentoro * Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara * Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim * Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan * Direktur Teknik: Mukhtaris * Direktur Human Capital & Corporate Service: Eksitarino Irianto * Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan