Rusun ASN Kejati Yogyakarta Jadi Contoh Hunian Vertikal Berkualitas

admin.aiotrade 08 Nov 2025 4 menit 23x dilihat
Rusun ASN Kejati Yogyakarta Jadi Contoh Hunian Vertikal Berkualitas
Rusun ASN Kejati Yogyakarta Jadi Contoh Hunian Vertikal Berkualitas

Kunjungan Menteri PKP ke Rusun ASN Kejaksaan Tinggi DI Yogyakarta

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melakukan kunjungan ke Rumah Susun (Rusun) ASN Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (7/11/2025) malam. Ia mengunjungi rusun yang terletak di Jalan Babadan, Banguntapan, Bantul, yang berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta.

Menurutnya, rusun tersebut layak menjadi contoh hunian vertikal berkualitas. "Saya lihat hasil pekerjaan kontraktor dalam pembangunan rusun ini sangat baik. Saya kasih nilai 8,5 agar ke depan pembangunan rusun ini bisa jadi contoh pembangunan hunian vertikal," ujarnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selama kunjungan, ia memasuki satu per satu unit hunian untuk Aparat Penegak Hukum (APH) serta unit hunian khusus difabel guna mengecek hasil pembangunan dan meubelair yang ada di dalamnya.

Maruarar menyatakan bahwa penyediaan hunian yang layak bagi APH merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. "Para APH merupakan ujung tombak penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Rusun ASN Kejati Yogyakarta ini dibangun dengan baik dan berkualitas, bisa menjadi contoh yang bagus," ungkapnya.

Kunjungan ini didampingi oleh Kepala Staf Kepresidenan M Qodari dan Jaksa Agung Muda Pembinaan Dr. Hendro Dewanto. Dalam kesempatan tersebut, Maruarar juga mengapresiasi kinerja Korps Adhyaksa. Menurutnya, Kejaksaan Agung merupakan institusi hukum yang sangat terpercaya dan memiliki banyak prestasi dalam penanganan kasus minyak goreng, tambang, dan lain sebagainya.

"Saya respect atas prestasi kejaksaan yang telah bekerja keras menegakkan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Saya senang, negara buat skala prioritas yang benar untuk lembaga yang bawa manfaat bagi rakyat," katanya.

Ia juga berharap, dari prestasi yang dicapai selama ini, Kejagung semakin dicintai rakyat Indonesia. "Tahun depan juga akan kami alokasikan satu tower rusun lagi untuk ASN Korps Adhyaksa," tambahnya.

Kepala Staf Kepresidenan M Qodari menambahkan, hunian seperti rusun sangat diperlukan APH yang sering berpindah tugas atau tour of duty. Hal ini tidak hanya berlaku untuk mereka yang bertugas di tingkat kejaksaan tinggi di provinsi, tetapi juga untuk mereka yang ditugaskan di tingkatan kabupaten atau kota, yang menjadi ujung tombak penegakan hukum di Indonesia.

"Saya melihat kebutuhan ASN ini tidak hanya di tingkat kejaksaan tinggi di provinsi, tapi juga tingkat kabupaten atau kota yang jadi ujung tombak penegakan hukum. Masih banyak APH muda yang butuh hunian seperti rusun ini," ujarnya.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Pembinaan, Hendro Dewanto, mengaku sangat puas dengan progres dan hasil pembangunan hunian vertikal tersebut. Ia berharap proses serah terima aset rusun dapat dipercepat, mengingat masih banyak ASN Kejati dan Kejari di daerah yang belum memiliki tempat tinggal layak.

"Semoga proses serah terima aset Rusun ini bisa dipercepat. Terimakasih kepada Menteri PKP, yang memberikan perhatian dalam penyediaan hunian vertikal lengkap dengan fasilitas yang ada," tandasnya.

Informasi Tambahan Mengenai Rusun ASN Kejaksaan Tinggi DI Yogyakarta

Sebagai informasi, Rusun ASN Kejaksaan Tinggi DI Yogyakarta dibangun oleh Kementerian PKP pada tahun 2024-2025 dengan nilai kontrak konstruksi sebesar Rp24,28 miliar. Bangunan satu tower setinggi 4 lantai ini memiliki 44 unit Tipe 36 yang mampu menampung maksimal 172 jiwa. Setiap unit dilengkapi dengan ruang tamu, dua kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang jemur, serta telah dilengkapi meubelair.

Fasilitas dan Konsep Hunian Vertikal

Konsep hunian vertikal yang diterapkan dalam pembangunan rusun ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan para Aparat Penegak Hukum yang sering kali harus berpindah tugas. Dengan adanya fasilitas yang lengkap, rusun ini tidak hanya memberikan tempat tinggal yang nyaman, tetapi juga mendukung kenyamanan dan produktivitas para ASN dalam menjalankan tugasnya.

Dalam hal desain, setiap unit hunian dirancang agar dapat memaksimalkan penggunaan ruang, sehingga meskipun ukurannya tidak terlalu besar, tetapi tetap nyaman untuk ditinggali. Selain itu, tersedia juga area bersama yang bisa digunakan sebagai ruang pertemuan atau kegiatan sosial antar penghuni.

Keberlanjutan dan Kualitas Pembangunan

Pembangunan rusun ini juga memperhatikan aspek keberlanjutan dan kualitas. Material yang digunakan dalam konstruksi adalah bahan berkualitas tinggi yang tahan lama dan ramah lingkungan. Selain itu, sistem tata air dan listrik yang terintegrasi juga diterapkan untuk memastikan keandalan dan efisiensi penggunaan sumber daya.


Selain itu, dalam pembangunan rusun ini juga diperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan penghuni. Beberapa fasilitas seperti CCTV, pintu masuk yang terkunci, serta sistem keamanan lainnya disediakan untuk meningkatkan rasa aman bagi penghuni.

Dengan demikian, rusun ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memberikan fasilitas yang layak bagi para Aparat Penegak Hukum.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan