Rusydan, Lulusan Unair yang Dapat Beasiswa LPDP ke Edinburgh

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 17x dilihat
Rusydan, Lulusan Unair yang Dapat Beasiswa LPDP ke Edinburgh

Latar Belakang dan Perjalanan Akademik

Muhammad Rusydan Mirwan Hadid, yang akrab disapa Rusydan, tidak pernah membayangkan bahwa dirinya akan melanjutkan studi S2. Namun, kenyataannya saat ini ia sedang menempuh program Master of Environment, Culture, Society di University of Edinburgh, Skotlandia, Inggris Raya, dengan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Awalnya, Rusydan tidak memiliki rencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister. Namun, setelah lulus dari program S1 Sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur, minatnya terhadap isu lingkungan semakin berkembang.

Minat pada Isu Lingkungan

Selama masa kuliah, Rusydan mengikuti mata kuliah Ekokritik yang memperkenalkannya pada bagaimana karya sastra dapat menyampaikan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini menjadi pemicu utama baginya untuk lebih mendalami isu lingkungan secara lebih luas.

Selain itu, pengalamannya dalam kegiatan pengabdian masyarakat sebagai menteri koordinator di BEM Unair juga memberinya wawasan tentang masalah-masalah yang ada di daerah tertinggal, terutama di Indonesia Timur. Pengalaman tersebut semakin memantapkan tekadnya untuk melanjutkan studi.

Kiprah dalam Dunia Aktivisme

Tidak hanya fokus pada studi, Rusydan juga aktif dalam dunia aktivisme. Ia akan segera menayangkan sebuah film dokumenter tentang kampung halamannya, Kenjeran, Surabaya, pada 7 November 2025. Dokumenter ini merupakan hasil refleksi pribadinya terhadap kampung yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

“Berangkat dari Kenjeran, pulang pun juga untuk Kenjeran,” ujarnya.

Tujuan Dokumenter

Dengan membuat dokumenter ini, Rusydan ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki daerah bernama Kenjeran yang kaya akan kebudayaan, kearifan lokal, serta dinamika sosial yang unik. Ia berharap dokumenter ini dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan Kenjeran ke dunia internasional.

Masa Depan dan Harapan

Rusydan percaya bahwa pengalaman akademik dan aktivismenya akan saling melengkapi dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Ia berkomitmen untuk terus belajar, baik melalui pendidikan formal maupun melalui partisipasi langsung dalam berbagai isu sosial dan lingkungan.

Dengan latar belakang pendidikan sastra dan minat pada isu lingkungan, Rusydan menjadi contoh nyata bahwa seseorang bisa mengubah passion menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan kombinasi antara ilmu dan tindakan, ia berusaha menjadi agen perubahan yang efektif.

Kesimpulan

Perjalanan Rusydan dari alumnus Sastra Indonesia hingga menjadi mahasiswa S2 di universitas ternama di luar negeri adalah bukti bahwa ketertarikan pada sesuatu bisa menjadi awal dari perubahan besar. Melalui studi, aktivisme, dan dokumenter, ia menunjukkan bahwa seseorang bisa menjembatani antara pendidikan dan kepedulian terhadap lingkungan serta budaya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan