Saham Bank Besar Turun Bersama Hari Ini, Perhatikan Rekomendasinya

admin.aiotrade 06 Okt 2025 2 menit 19x dilihat
Saham Bank Besar Turun Bersama Hari Ini, Perhatikan Rekomendasinya


Jakarta.

Beberapa saham dari empat bank besar di Indonesia mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, 6 Oktober 2025. Empat saham yang tercatat melemah adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada sesi perdagangan hari ini, BBCA menjadi saham yang paling sedikit mengalami penurunan. Harga saham BBCA turun sebesar 0,33% dan ditutup pada level Rp 7.500 per saham. Pada awal sesi, saham BBCA sempat mencapai harga tertinggi di level Rp 7.550 per saham, namun kemudian kembali melemah hingga akhir perdagangan.

Selanjutnya, BBRI mengalami penurunan lebih dalam dibandingkan BBCA. Harga saham BBRI turun sebesar 0,81% dan ditutup pada level Rp 3.660 per saham. Pada awal perdagangan, saham BBRI sempat naik ke level Rp 3.740 per saham, tetapi akhirnya terus melemah hingga penutupan hari ini.

Sementara itu, BBNI menunjukkan penurunan yang lebih signifikan. Harga saham BBNI turun sebesar 0,99% dan ditutup pada level Rp 4.000 per saham. Di awal perdagangan, BBNI sempat mencapai harga tertinggi di level Rp 4.070 per saham, namun akhirnya mengalami penurunan hingga akhir sesi.

Yang paling terpuruk adalah BMRI. Harga saham BMRI turun sebesar 1,16% dan ditutup pada level Rp 4.260 per saham. Pada awal perdagangan, BMRI sempat naik ke level Rp 4.330 per saham, tetapi akhirnya kembali melemah hingga penutupan hari ini.

Menurut Ekky Topan, Investment Analyst dari Infovesta Kapital Advisory, pelemahan saham-saham bank besar saat ini terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya adalah melambatnya kinerja perbankan, kurangnya sentimen positif, serta aksi jual asing yang masih berlangsung.

Pergerakan saham big banks seperti BBCA, BBRI, BBNI, dan BMRI sangat dipengaruhi oleh aksi investor asing. Hal ini disebabkan oleh partisipasi mereka yang cukup besar dalam saham-saham tersebut.

“Selama tekanan eksternal masih tinggi dan belum ada pemulihan signifikan dari sisi fiskal dan makro, emiten bank besar masih berpotensi bergerak terbatas dalam jangka pendek,” ujar Ekky.

Bagi investor jangka panjang, kondisi saat ini justru bisa menjadi momentum untuk melakukan akumulasi bertahap dengan horizon investasi minimal dua tahun.

Dari segi valuasi, saham-saham perbankan sudah cukup murah, terutama bank BUMN seperti BMRI dan BBRI. Kedua bank ini masih menawarkan dividend yield yang menarik dan fundamental yang kuat.

Sementara itu, untuk bank lapis kedua, PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) berada di area menarik untuk dipantau lebih lanjut. Jika tren positifnya berlanjut, target jangka menengah untuk NOBU berada di kisaran Rp 700 – Rp 720 per saham.


BMRI Chart
by TradingView

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan