Saham Bank Digital ARTO dan BBYB Terkoreksi Jelang IPO Superbank

admin.aiotrade 16 Des 2025 2 menit 29x dilihat
Saham Bank Digital ARTO dan BBYB Terkoreksi Jelang IPO Superbank

Pergerakan Saham Bank Digital di Bursa Efek Indonesia

Pada hari ini, perdagangan saham bank digital di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan pergerakan yang cenderung terkoreksi. Meskipun demikian, sejumlah emiten masih mencatatkan kenaikan signifikan secara year to date (YtD). Berikut adalah pergerakan saham dari beberapa bank digital:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  • PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI)
    Hingga pukul 10.30 WIB, saham BBHI tercatat melemah 2,93% atau 45 poin ke level Rp1.490 per saham. Namun, secara YtD saham BBHI masih menguat signifikan sebesar 112,85% atau setara 790 poin, mencerminkan penguatan tajam sepanjang tahun berjalan.

  • PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB)
    Saham BBYB turun 5,31% atau 30 poin ke level Rp535 per saham. Meski berada di zona merah hari ini, secara YtD saham BBYB masih mencatatkan lonjakan tajam sebesar 147,71% atau 322 poin.

  • PT Bank Jago Tbk. (ARTO)
    Saham ARTO tergelincir 4,95% atau 110 poin ke posisi Rp2.110 per saham. Berbeda dengan emiten lainnya, secara YtD saham ARTO justru tercatat melemah 13,17% atau 320 poin.

  • PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO)
    Pada pukul 10.30 WIB, saham AGRO bergerak datar di level Rp248 per saham. Meski sempat melonjak hingga menyentuh level Rp256 per saham secara intraday, secara YtD saham AGRO masih mencatatkan penguatan sebesar 6,9% atau 16 poin.

  • PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK)
    Saham BANK terkoreksi 3,12% atau 30 poin ke level Rp930 per saham. Namun, secara YtD saham BANK masih bergerak menguat sebesar 12,73% atau 105 poin.

  • PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR)
    Saham AMAR juga bergerak melemah dengan penurunan 1,67% atau 4 poin ke level Rp236 per saham. Meski demikian, secara YtD saham AMAR masih mencatatkan kenaikan solid sebesar 23,56% atau 45 poin.

IPO Superbank: Langkah Baru di Pasar Modal

Superbank akan mencatatkan saham perdananya di BEI besok, Rabu (17/12/2025). Hal ini sekaligus menandai kehadirannya sebagai emiten bank digital ke-7 yang tercatat di pasar modal Tanah Air.

Dalam aksi korporasi kali ini, Superbank melepas sebanyak 13% saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp100 per saham. Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp635 per saham sesuai dengan prospektus yang diumumkan melalui Harian Bisnis Indonesia edisi Selasa (9/12/2025).

Superbank berencana menggunakan dana hasil IPO sebesar 70% untuk modal kerja dalam rangka penyaluran kredit perseroan. Sisanya sekitar 30% dana hasil penawaran umum akan digunakan untuk belanja modal dalam rangka kegiatan usaha perseroan, termasuk pengembangan produk dan teknologi informasi yang mendukung pertumbuhan usaha.

Apabila proses IPO berjalan lancar, perusahaan dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia pada 17 Desember 2025 dengan kode saham SUPA.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan