
Penurunan Serentak Saham Grup Prajogo Pangestu di Pasar Modal
Pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Rabu (24/12/2025), sejumlah saham yang dimiliki oleh konglomerat Prajogo Pangestu mengalami koreksi. Pergerakan ini terjadi di tengah dinamika pasar yang memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru, di mana banyak investor cenderung melakukan aksi ambil untung.
Saham BRPT Mengalami Penurunan Terbesar
Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi salah satu yang paling terpuruk dalam kelompok saham grup tersebut. Hingga penutupan perdagangan, BRPT turun 150 poin atau 4,57 persen ke level 3.130 per saham, dari posisi sebelumnya di 3.280.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Saham ini sempat dibuka di level 3.310 dengan harga tertinggi 3.320 dan terendah 3.120. Nilai transaksi saham ini mencapai sekitar Rp282,5 miliar dengan volume perdagangan sebesar 883,57 ribu lot.
Saham CDIA Juga Terkoreksi
Selain BRPT, saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) juga mengalami pelemahan. CDIA ditutup melemah 50 poin atau 2,94 persen ke level 1.650. Saham ini diperdagangkan dengan nilai transaksi sekitar Rp288,3 miliar dan volume mencapai 173 juta saham.
Tekanan Jual pada Saham PTRO
Tekanan jual juga dialami oleh saham PT Petrosea Tbk (PTRO). Saham ini turun tipis 25 poin atau 0,24 persen ke posisi 10.450 per saham. PTRO mencatat nilai transaksi sekitar Rp389,8 miliar dengan volume 376 ribu lot.
Saham CUAN dan BREN Turut Melemah
Saham PT Cuan Investama Tbk (CUAN) turut melemah. CUAN turun 40 poin atau 1,77 persen dan ditutup di level 2.220. Saham ini membukukan nilai transaksi sekitar Rp164 miliar.
Sementara itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) juga bergerak di zona merah. BREN turun 100 poin atau 1,06 persen ke level 9.325, dengan nilai transaksi cukup besar mencapai sekitar Rp38,7 miliar.
Saham TPIA Stagnan
Di sisi lain, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) terpantau stagnan. TPIA ditutup tidak berubah di level 7.000 per saham, meski mencatat nilai transaksi sekitar Rp19,1 miliar.
Dinamika Pasar di Masa Libur
Koreksi serentak saham-saham Grup Prajogo Pangestu ini terjadi di tengah dinamika pasar menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Banyak investor cenderung melakukan aksi ambil untung (profit taking) karena adanya ketidakpastian pasar. Hal ini memicu tekanan jual yang memengaruhi kinerja saham-saham milik grup tersebut.
Ringkasan Pergerakan Saham
- BRPT: Turun 150 poin (4,57%) ke level 3.130
- CDIA: Melemah 50 poin (2,94%) ke level 1.650
- PTRO: Turun 25 poin (0,24%) ke posisi 10.450
- CUAN: Turun 40 poin (1,77%) ke level 2.220
- BREN: Turun 100 poin (1,06%) ke level 9.325
- TPIA: Stagnan di level 7.000