Saham BUMI dan BBCA Melemah, DEWA - ANTM Diserbu Investor Asing

admin.aiotrade 29 Des 2025 3 menit 26x dilihat
Saham BUMI dan BBCA Melemah, DEWA - ANTM Diserbu Investor Asing

Perdagangan Saham di BEI dengan Aksi Rotasi Dana Investor Asing

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Senin (29/12) menunjukkan pergerakan yang dinamis. Meskipun secara keseluruhan investor asing masih mencatatkan beli bersih, terjadi aksi rotasi dana yang signifikan. Dalam situasi ini, investor asing melepas sejumlah saham berkapitalisasi besar dan beralih ke sektor energi serta tambang.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Berdasarkan data dari Mandiri Sekuritas, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi emiten yang paling banyak dilepas oleh investor asing. Nilai net sell yang tercatat mencapai sekitar Rp 568,57 miliar. Selain itu, saham perbankan besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga mengalami penjualan bersih dari investor asing. BBRI mencatatkan net sell sebesar Rp 414,27 miliar, sementara BBCA mencatatkan net sell sebesar Rp 227,73 miliar.

Saham-saham lain yang turut dilepas oleh investor asing antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Hal ini menunjukkan adanya aksi ambil untung dan rotasi sektor dalam pasar saham.

Di sisi lain, dana asing terlihat lebih aktif membeli saham-saham di sektor energi dan tambang. Salah satu tujuan utama pembelian asing adalah saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA), yang mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 576,72 miliar. Selain DEWA, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga diborong oleh investor asing dengan nilai net buy sebesar Rp 301,67 miliar.

Beberapa saham tambang lainnya yang juga mendapat perhatian investor asing antara lain PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), masing-masing mencatatkan net buy di atas Rp 80 miliar. Selain itu, investor asing juga membukukan pembelian bersih pada saham FILM, AMMN, PTRO, BRMS, hingga ARCI.

Aktivitas Perdagangan yang Tinggi

Aktivitas perdagangan di pasar saham domestik sangat tinggi. Berdasarkan data IDX Daily Statistics, nilai transaksi saham mencapai Rp 22,51 triliun. Volume perdagangan sekitar 39,1 miliar saham dan frekuensi transaksi menembus 2,72 juta kali.

Secara keseluruhan, aliran dana asing yang masih mencatatkan net buy turut menopang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG ditutup naik 1,25% ke level 8.644,26. Secara harian, investor asing membukukan pembelian setara US$116,77 juta. Namun, secara year to date (YTD), posisi net sell investor asing masih mencapai Rp 16,40 triliun.

Saham yang Paling Aktif Diperdagangkan

Dari sisi likuiditas, saham BUMI menjadi yang paling aktif diperdagangkan berdasarkan volume. Transaksi saham BUMI mencapai 5,56 miliar saham atau setara 14,22% dari total volume pasar. Aktivitas tinggi juga terlihat pada saham DEWA yang diperdagangkan sebanyak 3,46 miliar saham, serta GOTO dengan volume 3,08 miliar saham.

Penguatan IHSG pada perdagangan tersebut turut ditopang oleh kinerja positif sektor energi dan bahan baku. Indeks sektor energi mencatatkan kenaikan 3,17%, sementara sektor bahan baku menguat 3,11% secara harian. Sejumlah saham energi seperti AMMN, BRPT, dan BREN tercatat menjadi kontributor utama penguatan indeks.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan