Saham Micron naik 3% setelah melebihi perkiraan laba dan pendapatan kuartal keempat

admin.aiotrade 23 Sep 2025 3 menit 18x dilihat
Saham Micron naik 3% setelah melebihi perkiraan laba dan pendapatan kuartal keempat

Saham Micron naik 3% dalam perdagangan setelah jam kerja pada Selasa setelah perusahaan mengumumkan hasil kuartal keempat yang lebih kuat dari yang diharapkan dan mengatakan kepada investor untuk mengharapkan pertumbuhan yang lebih besar lagi pada kuartal berikutnya.

Perusahaan melaporkan laba per saham sebesar $3,03, melebihi $2,86 yang diharapkan Wall Street. Pendapatan mencapai $11,32 miliar, melewati $11,22 miliar konsensus.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Perusahaan jugakatakanlahPerusahaan mengharapkan pendapatan sebesar 12,5 miliar dolar untuk kuartal pertama fiskalnya. Angka ini hampir satu miliar dolar lebih tinggi dari estimasi 11,94 miliar dolar yang telah digunakan oleh para analis. Laba bersih Micron untuk kuartal tersebut mencapai 3,2 miliar dolar, atau 2,83 dolar per saham, lonjakan besar dibandingkan 887 juta dolar atau 79 sen per saham dari kuartal yang sama tahun lalu. Saham perusahaan hampir dua kali lipat pada tahun 2025, dan laporan terbaru ini baru saja memberikan dorongan tambahan.

Micron mengalami kenaikan karena AI meningkatkan pendapatan memori awan

Micron memproduksi chip memori dan penyimpanan, termasuk memori berbandwidth tinggi, yang merupakan komponen penting dalam sistem kecerdasan buatan. Hal ini menjadikan perusahaan ini bersaing langsung dengan perusahaan-perusahaan seperti Nvidia, yang chip AI-nya membutuhkan jumlah besar memori khusus ini untuk beroperasi secara skala besar. CEO Sanjay Mehrotra menyebutkannya secara langsung, katanya, "Sebagai satu-satunya produsen memori berbasis Amerika Serikat, Micron memiliki posisi unik untuk memanfaatkan peluang AI di masa depan."

Penghasilan terbesar Micron saat ini berasal dari unitnya yang menjual memori kepada penyedia layanan cloud. Segmen ini menghasilkan 4,54 miliar dolar selama kuartal tersebut, lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu. Permintaan didorong oleh platform AI, banyak di antaranya bergantung pada layanan cloud yang didukung oleh konfigurasi memori berkinerja tinggi.

Namun, tidak semua operasi perusahaan sedang tumbuh. Unit pusat data Micron melaporkan pendapatan sebesar 1,57 miliar dolar, yang merupakan penurunan 22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meskipun ada banyak hype tentang infrastruktur AI, penurunan ini menunjukkan bahwa tidak setiap sudut bisnis sedang mengikuti gelombang dengan kecepatan yang sama.

Pendapatan total perusahaan naik 46% secara tahunan. Kenaikan sebesar ini biasanya akan membuat seluruh sektor teknologi bersuka cita, tetapi pasar yang lebih luas tidak dalam suasana hati untuk merayakan.

Pasar mundur karena momentum AI mereda di seluruh teknologi besar

Pada hari yang sama, Micron melaporkan laba yang kuat, makaS&P 500tutup turun 0,55% pada 6.656,92. Hal ini terjadi setelah sempat mencapai rekor tinggi intraday baru sebelumnya dalam sesi tersebut. Indeks Nasdaq Composite turun hampir 1%, berakhir pada 22.573,47, sementara Dow Jones Industrial Average turun 88,76 poin, atau 0,19%, menutup pada 46.292,78.

Koreksi teknologi terjadi ketika para investor mulai meragukan apakah rally kecerdasan buatan benar-benar bisa bertahan. Nvidia turun 2,8% hanya satu hari setelah mengumumkan akan berinvestasi 100 miliar dolar di OpenAI. Pengumuman tersebut sempat membuat saham teknologi melonjak, tetapi kini beberapa investor membandingkannya dengan gelembung dot-com, terutama dinamika antara pembeli dan pemasok.

Saham lain yang turun adalah Oracle, yang naik lebih dari 50% dalam tiga bulan karena hype AI. Sahamnya turun 4,4% pada Selasa. Kekhawatiran bukan hanya soal uang, tetapi juga apakah grid listrik Amerika Serikat dapat menangani rencana pertumbuhan yang sedang dijalankan perusahaan-perusahaan ini.

Meskipun mengalami penurunan, saham-saham kecil berkinerja sedikit lebih baik. Russell 2000 mencapai rekor tertinggi sepanjang masa selama sesi tersebut sebelum ditutup turun 0,2%. Antusiasme terhadap pengurangan suku bunga oleh Federal Reserve pekan lalu membantu mendukung indeks tersebut.

Masih demikian, para pengamat pasar sedang menahan napas menantikan rilis Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi pada hari Jumat, indikator inflasi yang paling diperhatikan oleh Fed. Angka ini bisa mengubah kembali ekspektasi mengenai apakah Ketua Fed Jerome Powell dan bank sentral akan terus menurunkan suku bunga. Powell mengatakan Selasa bahwa "harga saham cukup tinggi" dan menyebut jalur saat ini sebagai "situasi yang sulit."

Bergabunglah dengan Bybit sekarangdan klaim bonus $50 dalam beberapa menit

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan