Saham Preferen: Pengertian, Contoh, dan Perbedaan dengan Saham Biasa

admin.aiotrade 31 Des 2025 4 menit 15x dilihat
Saham Preferen: Pengertian, Contoh, dan Perbedaan dengan Saham Biasa

Apa Itu Saham Preferen?

Saham preferen adalah jenis saham yang memiliki prioritas lebih tinggi dibandingkan saham biasa. Ia menggabungkan karakteristik antara saham dan obligasi, sehingga memberikan keuntungan tetap berupa dividen serta prioritas dalam pembagian aset jika perusahaan bangkrut. Namun, pemegang saham preferen tidak memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pengertian saham biasa dan saham preferen:

Saham biasa adalah jenis saham yang dapat diperjualbelikan secara umum dan memberikan hak suara kepada pemegangnya. Sementara itu, saham preferen memberikan prioritas atas aset dan laba perusahaan. Meskipun memiliki risiko yang lebih rendah, saham preferen biasanya tidak menawarkan potensi capital gain yang besar seperti saham biasa.

Karakteristik Utama Saham Preferen

Berikut beberapa karakteristik utama dari saham preferen:

  • Prioritas Dividen:
    Pemegang saham preferen mendapatkan dividen terlebih dahulu dengan jumlah yang biasanya tetap.
  • Prioritas Likuidasi:
    Jika perusahaan bangkrut, pemegang saham preferen akan dibayar sebelum pemegang saham biasa.
  • Tidak Punya Hak Suara:
    Umumnya, pemegang saham preferen tidak memiliki hak untuk memilih direksi atau mengambil keputusan dalam RUPS.

Tabel Perbandingan: Saham Preferen vs. Saham Biasa

Fitur Saham Preferen (Preferred Stock) Saham Biasa (Common Stock)
Hak Dividen Prioritas Utama (Jumlah tetap/persen) Dibayar belakangan (Jumlah tidak pasti)
Hak Suara (RUPS) Tidak Ada (Umumnya) Ada (1 Saham = 1 Suara)
Potensi Cuan Stabil (Mirip Obligasi) Tinggi (Capital Gain tak terbatas)
Risiko Rendah - Menengah Tinggi
Saat Likuidasi Dibayar setelah kreditur Dibayar paling akhir (jika ada sisa)

Keuntungan Saham Preferen

Saham preferen disebut juga sebagai saham istimewa karena memiliki beberapa keuntungan:

  • Dividen Tetap:
    Pemegang saham preferen menerima dividen tetap setiap tahun, mirip bunga obligasi.
  • Prioritas dalam Pembayaran:
    Jika perusahaan bangkrut, pemegang saham preferen akan dibayar lebih dulu.
  • Bisa Ditukar dengan Saham Biasa:
    Beberapa saham preferen bisa dikonversi menjadi saham biasa.
  • Diperdagangkan di Bursa:
    Tidak semua saham preferen diperdagangkan di bursa, tergantung pada kebijakan perusahaan.

Kerugian Saham Preferen

Meski memiliki keuntungan, saham preferen juga memiliki beberapa kelemahan:

  • Likuiditas Rendah:
    Saham preferen sulit diperjualbelikan karena jumlahnya sedikit.
  • Tidak Ada Hak Suara:
    Pemegang saham preferen tidak bisa ikut menentukan kebijakan perusahaan.
  • Tidak Bisa Membeli Kembali Saham:
    Berbeda dengan saham biasa, pemegang saham preferen tidak memiliki hak untuk membeli kembali saham perusahaan.

Jenis-Jenis Saham Preferen

Saham preferen dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  1. Saham Preferen Partisipasi
    Memberikan dividen tambahan jika kondisi perusahaan membaik.
  2. Saham Preferen Konvertibel
    Memungkinkan pemegang saham untuk mengubah saham preferen menjadi saham biasa.
  3. Saham Preferen Disesuaikan
    Dividen yang dibayarkan bisa berubah sesuai dengan pergerakan suku bunga.
  4. Saham Preferen yang Dapat Ditebus
    Perusahaan memiliki opsi untuk membeli kembali saham preferen.
  5. Saham Preferen Kumulatif
    Perusahaan harus membayar semua tunggakan dividen sebelum membagikan kepada saham biasa.

Cara Menghitung Saham Preferen

Untuk menghitung nilai saham preferen, kamu bisa menggunakan rumus Gordon:

$$ V = \frac{D}{r - g} $$

Di mana: - $ V $ = Nilai saham preferen - $ D $ = Tingkat dividen saham preferen - $ r $ = Tingkat suku bunga bebas risiko - $ g $ = Tingkat pertumbuhan

Contoh perhitungan: Jika saham preferen perusahaan A memiliki tingkat dividen sebesar Rp70.000 per tahun dan tingkat bunga bebas risiko 10%, maka:

$$ V = \frac{Rp70.000}{10\% - 0\%} = Rp700.000 $$

Contoh Saham Preferen di Bursa Efek Indonesia

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham preferen sangat langka dan jarang diperdagangkan. Contohnya adalah:

  • MAMIP (Saham Preferen PT Mas Murni Indonesia Tbk)
  • CNTXP (Saham Preferen PT Century Textile Industry Tbk)
  • MYORP (Dahulu ada saham preferen Mayora Indah, namun sekarang sudah jarang)

Cara Membeli Saham Preferen

Membeli saham preferen di bursa saham tidak mudah karena jumlahnya sedikit dan biaya modal relatif besar. Kebanyakan investor institusi yang membeli saham preferen dalam jumlah besar. Namun, investor individu juga bisa membelinya melalui sekuritas online.

Saham Biasa Tak Kalah Menguntungkan

Meskipun saham preferen menawarkan keamanan dan pendapatan tetap, saham biasa lebih direkomendasikan bagi investor ritel di Indonesia karena likuiditasnya tinggi dan potensi capital gain yang lebih besar. Pastikan kamu memilih sekuritas yang terpercaya dan terdaftar di OJK sebelum memulai investasi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan