
Pergerakan Saham yang Menarik Perhatian Bursa Efek Indonesia
Beberapa saham di pasar modal sedang menjadi perhatian khusus dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Empat emiten yang tercatat mengalami peningkatan harga saham secara signifikan adalah PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE), PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), dan PT Mahaka Media Tbk (ABBA).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Peningkatan tersebut termasuk dalam kategori unusual market activity (UMA) yang diperhatikan oleh BEI. Meski demikian, pengumuman UMA tidak selalu berarti adanya pelanggaran aturan pasar modal. BEI menegaskan bahwa peningkatan ini masih bisa menjadi bagian dari dinamika pasar.
Kenaikan Harga Saham dalam Seminggu dan Sebulan Terakhir
Dari data yang dikumpulkan, saham RATU mencatat kenaikan sebesar 47,52% dalam seminggu terakhir dan naik 60,81% dalam sebulan. Pada hari ini, Rabu (9/10), harga saham RATU berada di level Rp 8.925 per saham. Sementara itu, saham TRUE mengalami kenaikan 44,62% dalam seminggu dan 113,64% dalam sebulan. Harga saham TRUE saat ini berada di Rp 94 per saham.
Saham NIKL juga mengalami kenaikan yang signifikan, yaitu 85% dalam seminggu dan 91,38% dalam sebulan. Harga NIKL saat ini berada di Rp 444 per saham. Sementara ABBA mengalami kenaikan sebesar 56,45% dalam seminggu dan 120,45% dalam sebulan. Harga saham ABBA saat ini berada di Rp 47 per saham.
Analisis Teknis dan Rekomendasi Investasi
Seorang analis teknikal dari RHB Sekuritas Indonesia, Ilham Fitriadi Budiarto, menyatakan bahwa kenaikan harga saham-saham tersebut sangat signifikan dalam beberapa hari terakhir. Ia menyarankan agar pihak bursa memperhatikan lebih lanjut situasi ini untuk melindungi investor dari risiko pasar yang mungkin terjadi.
Secara teknis, keempat saham tersebut masih memiliki potensi untuk naik. Namun, investor perlu mempertimbangkan risiko volatilitas yang muncul akibat kenaikan yang tajam dalam jangka pendek.
Rekomendasi Entry Point dan Target Harga
Ilham merekomendasikan strategi buy on support untuk saham RATU, NIKL, ABBA, dan TRUE. Berikut detailnya:
- RATU
- Entry area: Rp 8.050 per saham
- Target harga: Rp 9.000 - Rp 10.000 per saham
-
Stop loss: Rp 7.400 per saham
-
NIKL
- Entry area: Rp 388 per saham
- Target harga: Rp 474 - Rp 500 per saham
-
Stop loss: Rp 328 per saham
-
ABBA
- Entry area: Rp 81 per saham
- Target harga: Rp 100 - Rp 106 per saham
-
Stop loss: Rp 72 per saham
-
TRUE
- Entry area: Rp 79 per saham
- Target harga: Rp 102 - Rp 112 per saham
- Stop loss: Rp 70 per saham
Pandangan dari Analis Lain
Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas melihat pergerakan saham RATU pada level support Rp 8.725 per saham dan resistance Rp 9.025 per saham. Ia merekomendasikan strategi trading buy untuk RATU dengan target harga antara Rp 9.350 hingga Rp 9.500 per saham.