Saham Superbank (SUPA) Melonjak 24,41% Saat Lantai di BEI

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 17x dilihat
Saham Superbank (SUPA) Melonjak 24,41% Saat Lantai di BEI


aiotrade, JAKARTA — PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA) atau yang dikenal sebagai Superbank melaksanakan pencatatan perdana saham atau IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (17/12/2025).

Berdasarkan data pembukaan perdagangan, harga saham SUPA mengalami lonjakan signifikan sebesar 24,41% ke level Rp790. Dengan kenaikan ini, investor dan pasar menunjukkan antusiasme terhadap langkah strategis perusahaan dalam memperkuat posisi di industri perbankan digital.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Melalui aksi korporasi ini, Superbank berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp2,79 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis serta penguatan kapabilitas perbankan digital perseroan.

Sebagai informasi, Superbank menetapkan harga nominal sebesar Rp100 per saham, yang mewakili 13% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dalam pengumuman prospektus yang dimuat di Harian Bisnis Indonesia, harga penawaran saham ditetapkan sebesar Rp635 per saham. Dengan demikian, diperkirakan perseroan akan mendapatkan dana senilai Rp2,79 triliun melalui aksi penawaran umum perdana saham tersebut.

Superbank berencana menggunakan 70% dari dana hasil IPO untuk modal kerja dalam rangka penyaluran kredit perseroan. Sementara sisanya, sekitar 30%, akan digunakan untuk belanja modal dalam rangka kegiatan usaha perseroan.

Dalam prospektus tersebut, disebutkan bahwa dana belanja modal akan mencakup beberapa aspek penting, antara lain:

  • Pengembangan produk pendanaan dan pembiayaan perseroan
  • Pembenahan sistem pembayaran digital
  • Penguatan infrastruktur teknologi informasi
  • Peningkatan sistem operasional
  • Investasi dalam kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan analisis data
  • Peningkatan keamanan siber

Selain itu, dana juga akan digunakan untuk pengembangan teknologi informasi yang mendukung pertumbuhan usaha. Hal ini menunjukkan komitmen Superbank dalam menjadikan inovasi sebagai salah satu pilar utama dalam strategi bisnisnya.

Penggunaan dana secara proporsional ini menunjukkan bahwa Superbank tidak hanya fokus pada ekspansi jangka pendek, tetapi juga memperhatikan penguatan fondasi bisnis untuk masa depan. Dengan demikian, langkah IPO ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi Superbank sebagai salah satu pelaku utama dalam industri perbankan digital di Indonesia.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan