Saluran Air Makasar Jaktim Ambles, Perbaikan Hanya 30 Persen

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Saluran Air Makasar Jaktim Ambles, Perbaikan Hanya 30 Persen


JAKARTA, aiotrade
Pemerintah daerah Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, terus melakukan upaya perbaikan saluran air yang mengalami ambles di Jalan Sumur Jambu II. Dalam prosesnya, sebanyak 30 persen dari total proyek telah selesai dikerjakan.

Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Makasar, Nurdin, menjelaskan bahwa pekerjaan perbaikan dimulai pada hari Rabu, 5 November 2025. Ia menyatakan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, ditemukan kondisi saluran air di sebelahnya juga rentan terhadap longsoran.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Kita lakukan perbaikan tambahan agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut," ujar Nurdin dalam keterangan resmi.

Awalnya, panjang saluran yang diperbaiki hanya sepanjang 16 meter, namun kemudian diperluas menjadi 23 meter. Proses perbaikan ini dilakukan dengan menggunakan batu kali sebagai bahan utama. Bagian bawah saluran dibuat dengan ketebalan 30 sentimeter, sedangkan bagian atasnya memiliki ketebalan 20 sentimeter. Tinggi turap disesuaikan dengan kontur tanah di sekitar lokasi.

Nurdin menargetkan penyelesaian proyek perbaikan saluran air ini pada akhir bulan November 2025.

Sebelumnya, lima unit rumah di Jalan Sumur Jambu II dilaporkan ambles pada hari Senin, 3 November 2025. Kerusakan tersebut diduga disebabkan oleh aliran air selokan yang menggerus fondasi rumah.

Berdasarkan pantauan, tiga rumah mengalami kerusakan berat karena pondasinya jebol, sementara dua lainnya terlihat retak. Warga setempat tampak memasang tiang besi sementara untuk mencegah tembok ambruk lebih parah. Selain itu, sebagian badan jalan juga ikut amblas.

Petugas PPSU Kelurahan Makasar terlihat membantu membersihkan material runtuhan di lokasi kejadian. Mereka bekerja sama dengan warga setempat untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan aman.

Penyebab Kerusakan Saluran Air

Beberapa faktor dapat menyebabkan kerusakan saluran air seperti yang terjadi di Jalan Sumur Jambu II. Berikut adalah beberapa penyebab umum:

  • Erosi tanah – Aliran air yang tidak terkontrol dapat menggerus tanah di sekitar saluran, sehingga membuat struktur saluran menjadi tidak stabil.
  • Pembangunan tidak sesuai rencana – Pembangunan saluran yang tidak sesuai dengan standar teknis bisa menyebabkan kerusakan lebih cepat.
  • Curah hujan tinggi – Hujan deras dapat meningkatkan volume air yang melewati saluran, sehingga mempercepat kerusakan.
  • Tidak adanya perawatan rutin – Saluran yang tidak dipelihara secara berkala rentan mengalami kerusakan.

Upaya Perbaikan dan Pencegahan

Untuk mengatasi masalah ini, pihak berwenang melakukan beberapa langkah perbaikan dan pencegahan, antara lain:

  • Perbaikan struktur saluran – Saluran diperkuat dengan bahan-bahan seperti batu kali untuk meningkatkan daya tahan terhadap erosi.
  • Pemantauan berkala – Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi saluran agar tidak terjadi kerusakan serupa di masa depan.
  • Peningkatan kesadaran warga – Warga diajarkan untuk menjaga kebersihan saluran dan tidak membuang sampah di area tersebut.
  • Pembuatan sistem drainase yang lebih baik – Pemerintah akan merancang sistem drainase yang lebih efisien untuk mengurangi risiko banjir dan kerusakan saluran.

Tindakan Darurat yang Dilakukan Warga

Selain upaya dari pihak berwenang, warga setempat juga melakukan tindakan darurat untuk mencegah kerusakan semakin parah. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • Pemasangan tiang besi sementara – Untuk mencegah tembok rumah ambruk lebih lanjut.
  • Pembersihan material runtuhan – Petugas PPSU membantu membersihkan sisa-sisa bangunan yang rusak.
  • Pengamatan kondisi lingkungan – Warga terus memantau kondisi sekitar untuk memastikan tidak ada ancaman baru.

Dengan kombinasi tindakan dari pihak pemerintah dan warga, diharapkan kondisi saluran air di Jalan Sumur Jambu II dapat segera pulih dan mencegah terjadinya kerusakan serupa di masa depan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan