
Gerakan Pangan Murah di Papua: Distribusi Beras untuk Stabilisasi Harga
Polda Papua menggelar program Gerakan Pangan Murah yang berlangsung serentak di tiga provinsi. Dalam program ini, sebanyak 165 ton beras telah disalurkan kepada pelaku usaha dengan kemasan berukuran 5 kilogram. Setiap kemasan beras dijual dengan harga Rp 60 ribu.
Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali, menjelaskan bahwa wilayah Kabupaten Jayapura mendapat jatah sebanyak 10 ton beras. Ia menyampaikan bahwa seluruh beras tersebut sudah didistribusikan kepada para pelaku usaha di wilayah tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Sebanyak 10 ton beras sudah kami distribusikan kepada para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Jayapura. Alhamdulillah, seluruhnya sudah tersalurkan,” ujarnya saat berada di Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibu, Jumat (7/11/2025).
Para pengusaha kemudian diwajibkan menjual beras tersebut kepada masyarakat dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 67 ribu, sesuai ketentuan dari Perum Bulog. Alamsyah menegaskan bahwa pihaknya telah mengimbau seluruh pelaku usaha agar tidak menjual di atas harga yang ditetapkan.
“Kami sudah menghimbau kepada seluruh pelaku usaha agar tidak menjual di atas harga yang telah ditetapkan. Jika ditemukan pelanggaran, maka akan diberikan peringatan, dan distribusi berikutnya tidak akan diberikan,” tegas Alamsyah.
Ia menambahkan, beras murah ini sudah tersebar di berbagai titik seperti pasar tradisional, toko modern, hingga ritel seperti Hola Mart. Tujuan dari penyebaran ini adalah memastikan akses masyarakat terhadap beras tetap stabil dan terjangkau.
“Kami akan melakukan pengecekan kembali pada Senin mendatang untuk memastikan harga tetap stabil dan tidak ada penyimpangan di lapangan,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional pengendalian stabilitas harga pangan, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, di mana permintaan terhadap beras biasanya meningkat.
“Tujuan utama kami adalah menjaga agar tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga beras di masyarakat. Dengan adanya gerakan ini, diharapkan harga beras tetap terkendali dan masyarakat tetap tenang menjelang akhir tahun,” pungkasnya.
Manfaat Program Gerakan Pangan Murah
Program Gerakan Pangan Murah memiliki beberapa manfaat penting, antara lain:
- Meningkatkan akses masyarakat terhadap beras berkualitas dengan harga terjangkau
- Bantuan ini sangat penting bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi, terutama menjelang liburan akhir tahun.
- Mencegah inflasi harga beras
- Dengan harga yang terkendali, masyarakat tidak khawatir akan kenaikan harga yang tidak wajar.
- Mendorong partisipasi pelaku usaha dalam menjaga stabilitas pasar
- Pelaku usaha diwajibkan menjual beras sesuai HET, sehingga membantu menjaga persaingan yang sehat di pasar.
Strategi Penyaluran Beras
Polda Papua menggunakan strategi distribusi yang terencana untuk memastikan semua beras sampai ke tangan masyarakat. Beberapa langkah yang dilakukan meliputi:
- Distribusi ke berbagai lokasi
- Beras disebarkan ke pasar tradisional, toko modern, serta ritel seperti Hola Mart.
- Pemantauan harga secara berkala
- Tim akan melakukan pengecekan ulang pada Senin mendatang untuk memastikan harga tetap sesuai aturan.
- Koordinasi dengan Perum Bulog
- Adanya kerja sama dengan Bulog memastikan standar harga dan kualitas beras tetap terjaga.
Komentar Masyarakat
Meskipun belum ada laporan resmi dari masyarakat, banyak warga mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjaga harga beras. Mereka berharap program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kehidupan ekonomi masyarakat.