Sama-Sama Kesulitan! Persebaya dan Persib Cuma Cetak 8 Gol dari 6 Laga Super League

admin.aiotrade 01 Okt 2025 4 menit 11x dilihat
Sama-Sama Kesulitan! Persebaya dan Persib Cuma Cetak 8 Gol dari 6 Laga Super League

Masalah Lini Depan yang Mengkhawatirkan

Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, dua klub besar di Super League, kini menghadapi tantangan serius dalam hal produktivitas lini depan. Kedua tim hanya mampu mencetak total 8 gol dari 6 pertandingan awal Super League 2025/2026. Hal ini membuat para pendukung mulai resah, mengingat kedua klub tersebut dikenal memiliki pemain bintang.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Performa Persib Bandung yang Mengecewakan

Persib Bandung menjadi salah satu yang paling disorot setelah kehadiran striker asing Ramon Tanque tidak sesuai ekspektasi. Striker asal Brasil itu belum mencetak satu pun gol dari 6 pertandingan, hanya menyumbang 1 assist. Untuk ukuran tim sebesar Persib, catatan ini tergolong memprihatinkan.

Publik Bandung sangat menaruh harapan tinggi pada sosok Tanque sebagai mesin gol pengganti David da Silva yang hengkang. Namun, situasi justru berbeda. Daftar pencetak gol sementara Persib justru lebih banyak diisi oleh pemain non-striker. Uilliam menjadi top skor internal dengan 4 gol, disusul Patricio Matricardi, Febri Hariyadi, Beckham Putra, dan Federico Barba yang masing-masing menyumbang 1 gol.

Ketergantungan pada pemain tengah dan belakang untuk mencetak gol membuat serangan Persib jadi kurang tajam. Ini menunjukkan bahwa lini depan Persib masih gagal menjalankan peran utamanya.

Kondisi Serupa di Persebaya Surabaya

Di kubu Maung Bandung, kondisi serupa juga dialami Persebaya Surabaya. Bomber asing Mihailo Perovic yang diharapkan jadi ujung tombak Green Force baru mampu mencatatkan 1 gol dari 6 laga awal Super League musim ini. Perovic justru kalah produktif dibanding gelandang asing Francisco Rivera maupun Bruno Moreira.

Rivera telah menyumbang 2 gol, sementara Moreira bahkan mencatatkan 3 gol untuk Persebaya Surabaya. Selain itu, Persebaya Surabaya juga memiliki nama besar Diego Mauricio di kedalaman skuad. Sayangnya, hingga kini striker berpengalaman itu belum sekalipun tampil dalam line up Green Force musim ini.

Total, Persebaya Surabaya baru mengemas 8 gol dalam 6 pertandingan. Rinciannya, Bruno Moreira 3 gol, Rivera 2 gol, Perovic 1 gol, Gali Freitas 1 gol, dan Risto Mitrevski 1 gol. Jika dibandingkan, baik Persib maupun Persebaya Surabaya sama-sama masih mandul dalam urusan ketajaman striker.

Pemantauan terhadap Championship

Situasi ini membuat perhatian publik juga tertuju pada kompetisi Championship 2025/2026. Sejumlah nama di daftar top skor sementara Championship mulai dilirik sebagai opsi potensial untuk memperbaiki lini depan Persib maupun Persebaya Surabaya.

Penyerang asing PSS Sleman asal Brasil, Gustavo Tocantins, jadi top skor sementara dengan 4 gol dari 3 pertandingan. Catatan impresif itu menempatkannya di urutan teratas daftar pencetak gol Championship. Takumu Nishihara, striker Jepang milik Persiba Balikpapan, juga tampil moncer dengan torehan 4 gol.

Bomber asal Negeri Sakura itu kini menjadi sosok penting bagi kebangkitan Beruang Madu di Championship. Selain keduanya, ada deretan nama dengan koleksi 3 gol yang juga layak dipantau. Mereka adalah Connor Flynn-Gillespie (Persiraja Banda Aceh), Everton Nascimento (Garudayaksa), Igor Henrique (Persiku Kudus), dan Jaime Moreno (Barito Putera).

Menariknya, Everton Nascimento merupakan eks pemain PSM Makassar yang sudah berpengalaman di Super League. Ketajamannya di Championship bisa jadi solusi jika Persib atau Persebaya Surabaya berniat menambah amunisi di lini depan.

Ketajaman di Level Kasta Kedua

Ketajaman para striker di Championship jelas kontras dengan tumpulnya lini depan Persib dan Persebaya Surabaya. Padahal di level kasta kedua, para bomber asing maupun lokal justru berlomba menunjukkan kualitas terbaik mereka.

Situasi ini tentu menjadi tamparan keras bagi manajemen Persib dan Persebaya Surabaya. Jika tidak segera ada solusi, kedua tim bisa tertinggal dari pesaing utama di papan atas Super League. Persaingan Super League musim ini berjalan ketat sejak awal. Kegagalan lini depan mencetak gol akan sangat berpengaruh pada perolehan poin yang menentukan posisi klasemen akhir.

Solusi yang Diperlukan

Dari sisi psikologis, macetnya produktivitas striker juga bisa menurunkan moral tim. Sebab, ekspektasi tinggi yang gagal terwujud kerap membuat tekanan dari suporter semakin besar.

Senasib sepenanggungan, Persib dan Persebaya Surabaya sama-sama dituntut segera menemukan jalan keluar. Entah dengan memberi kepercayaan lebih pada striker yang ada, atau merekrut tambahan amunisi baru saat jendela transfer terbuka. Bukan tidak mungkin, daftar top skor Championship yang kini bersinar bisa jadi bidikan nyata.

Karena dalam sepak bola, ketajaman adalah faktor utama untuk menentukan nasib klub di akhir musim. Jika lini depan tetap tumpul, impian Persib dan Persebaya Surabaya untuk bersaing di papan atas bisa buyar. Senasib sepenanggungan saat ini seharusnya jadi peringatan keras Super League tidak mengenal ampun bagi tim yang krisis gol.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan