Kenaikan Pengunjung di Fasilitas Plataran Indonesia
Plataran Indonesia mencatatkan kenaikan angka reservasi kunjungan ke fasilitas-fasilitas yang dimiliki perusahaan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). CEO Plataran Indonesia, Yozua Makes, mengatakan bahwa kenaikan ini sejalan dengan proyeksi pemerintah terkait peningkatan jumlah wisatawan di akhir tahun.
“Kalau buat kami, Plataran itu karena memang kita medium-up, kita memang booking-annya alhamdulillah cukup baik,” ujar Yozua usai menghadiri IDN Times Leadership Forum di IDN HQ Jakarta, Senin (8/12/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kenaikan Pengunjung Merata

Plataran memiliki berbagai fasilitas seperti hotel, resort, restoran, beach club, hingga eco tourism yang tersebar di DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah (Borobudur), Jawa Timur (Bali), dan Nusa Tenggara Timur (Pulau Komodo). Yozua menyebutkan bahwa kenaikan pengunjung terjadi secara merata di setiap fasilitas yang dimiliki perusahaan.
“Kita merata, karena setiap fasilitas kita memiliki tema masing-masing. Jadi di Borobudur ada tema, tapi secara umum temanya adalah Indonesia,” jelas Yozua.
Minta Pemerintah Terus Perkuat Dukungan untuk Pariwisata

Dalam rangka mendorong sektor pariwisata di Indonesia, Yozua menilai pentingnya dukungan kuat dari pemerintah. Dia berharap, Kementerian Pariwisata terus diperkuat menjadi entitas pemerintah yang strategis, sehingga bisa memberikan dampak besar untuk sektor pariwisata Indonesia.
“Kita harapkan perhatian pemerintah kepada pariwisata makin terus diperkuat. Seperti contoh Kementerian Pariwisata, levelnya dinaikkan menjadi kementerian yang juga strategis,” kata Yozua.
Selain itu, dia berharap pemerintah terus memperbanyak penyelenggaraan acara (event) besar untuk menarik wisatawan.
“Event itu pendanaan, jadi mesti dikasih alokasi tertentu untuk Kementerian Pariwisata melakukan events. Jadi kita harapkan pemerintah melihat, karena pariwisata itu adalah benar-benar yang namanya respons sebuah investasi,” tambah Yozua.
Target Wisman dan Wisnus di Libur Nataru

Sebelumnya, Kemenpar menargetkan sebanyak 1,3 juta wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Indonesia. Selain itu, Kemenpar menargetkan pergerakan 100 juta wisatawan nusantara (wisnus) di libur Nataru.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi akan ada 119,5 juta pergerakan masyarakat selama libur Nataru. Angka tersebut naik 2,71 persen dibandingkan 2024.
Beberapa informasi terkait arus mudik dan perjalanan selama Nataru telah diungkapkan oleh Menhub. Di antaranya adalah prediksi puncak arus mudik pada tanggal 20 dan 24 Desember serta alasan dominasi kendaraan pribadi dalam perjalanan masyarakat selama liburan.