
Acara Sapa Alumni FHUB Berlangsung Meriah
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FHUB) baru saja menggelar acara Sapa Alumni yang bertajuk “Silaturrahmi dan Pemberian Penghargaan Prominen Alumni” di Ballroom Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025) malam. Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara alumni dengan kampus serta memberikan apresiasi kepada para alumni yang telah berkontribusi dalam berbagai bidang.
Dalam acara tersebut, FHUB memberikan penghargaan kepada sejumlah alumni dalam tiga kategori, yaitu Kategori Penguatan Masyarakat Sipil, Kategori Kepemimpinan Publik, dan Kategori Penghargaan Pegawai 2025. Salah satu penerima penghargaan adalah Anggota Komisi III DPR Bidang Hukum dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. I Wayan Sudirta. Ia menerima penghargaan dalam kategori Kepemimpinan Publik.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Wayan Sudirta tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Provinsi Bali selama 10 tahun, yaitu periode 2004-2009 dan 2009-2024. Ia juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 dan 2024-2029. Sebelumnya, ia dikenal sebagai advokat dan salah satu pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.
Rasa Bangga dan Kepercayaan pada Alumni
Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Aan Eko Widiarto menyampaikan rasa bangga atas capaian prestasi para alumninya. Menurutnya, tidak semua alumni bisa mendapatkan penghargaan, tetapi FHUB tetap ingin memberikan apresiasi sebagai bentuk rasa syukur dan mempererat silaturahmi.
“Kami mohon maaf karena tidak semua alumni bisa mendapatkan penghargaan. Ini tentu berisiko ada protes, tetapi kami anggap ini bentuk rasa syukur untuk menghargai jasa para alumni dan mempererat silaturahmi,” ujar Aan.
Aan menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk apresiasi terhadap alumni FHUB yang memberi dampak nyata di berbagai bidang. “Tahun depan kami juga akan memberikan penghargaan yang sama kepada para alumni,” tambahnya.
Acara Sapa Alumni yang awalnya direncanakan sederhana justru berlangsung meriah karena antusiasme besar dari para alumni. “Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar FHUB. Awalnya acara ini mau dibuat sederhana, tetapi ternyata antusiasme alumni luar biasa—ratusan hadir malam ini. Semoga acara ini menjadi wujud rasa syukur dan pengingat bahwa alumni memiliki jasa besar bagi kampus,” ujar Aan.
Tanggung Jawab dan Motivasi untuk Masyarakat
Setelah menerima penghargaan, Anggota Komisi III DPR Dr. I Wayan Sudirta menganggap penghargaan tersebut sebagai beban dan tanggung jawab yang harus ditindaklanjuti dengan baik. Ia menyadari bahwa prestasi dan investasi yang telah dicapainya belum cukup untuk layak mendapat penghargaan.
“Karena saya masih banyak kekurangan dan kegagalan yang harus ditutupi,” kata Sudirta seusai menerima penghargaan.
Ia mengajak para alumni Unibraw untuk terus bekerja keras tanpa kenal menyerah dalam mewujudkan cita-cita dan misi perjuangan yang belum bisa diwujudkan. Utamanya, pesan para dosen yang memberikan bekal sehingga para alumni bisa berkiprah di segala bidang.
“Para alumni bisa mengejar lebih banyak keinginan untuk menaikkan nama besar Fakultas Hukum Unibraw di tengah masyarakat," kata politikus PDIP Derah Pemilihan Provinsi Bali ini.
Selain itu, Sudirta mengajak para alumni Unibraw sekecil apapun bentuknya harus membantu rakyat kecil. Dia menyebut program-programnya juga harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Program Kemanusiaan dan Kontribusi Nyata
Sebagai langkah nyata, Sudirta saat ini sudah memiliki program membantu orang berkebutuhan khusus, utamanya lanjut usia (lansia) di seluruh Bali. Program tersebut dalam bentuk pemeberian sembilan bahan pokok (sembako) yang jumlahnya akan terus ditingkatkan setiap tahunnya.
“Walaupun jumlahnya belum memuaskan dan belum menjangkau seluruhnya, tetapi program ini sudah mulai dirasakan masyarakat,” kata politikus asal Bali ini.
Lebih lanjut, Wayan Sudirta membeberkan bahwa alumni Unibraw memiliki kontribusi besar termasuk dari segi jabatan yang berhasil diemban. Seperti, Ketua muda di Mahkamah Agung (MA), Wakil Jaksa Agung, pimpinan komisi hukum DPR. Bahkan, ada alumni yang sukses mengelola podcast di media massa.
Membuka Jejaring Alumni
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (IKA FHUB) Didik Farkhan Alisyahdi menegaskan kegiatan ini digelar sebagai wadah silaturahmi sekaligus penguatan jejaring antaralumni. “Ketika diskusi awal, kami ingin acara Sapa Alumni ini digelar secara sederhana. Tujuannya untuk saling menyapa dan mengenal karena dari situlah reputasi kita sebagai perguruan tinggi bisa diukur,” ujar Didik.
Dia juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengabdian terhadap bangsa. “Perguruan tinggi bukan pabrik untuk menghasilkan devisa, tetapi tempat menebar ilmu agar dapat diabdikan bagi bangsa dan negara. Di situlah letak peran perguruan tinggi,” katanya.
Didik mengungkapkan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya kini berada di peringkat 300 besar dunia, dan menargetkan untuk masuk 100 besar pada 2028. Menurutnya, reputasi tersebut sangat bergantung pada kontribusi nyata para alumni di tingkat nasional maupun internasional.