
Sidak Harga Beras di Pasar Ponteoa, Morowali Utara
Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Morowali Utara bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap harga beras di Pasar Ponteoa, Desa Beteleme, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pada Jumat (24/10/2025).
Sidak yang berlangsung sekitar pukul 14.00 hingga 15.30 WITA ini bertujuan memastikan bahwa harga beras di tingkat pedagang sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dari hasil pengecekan, tim menemukan bahwa harga beras premium dijual sebesar Rp17.000 per kilogram, sedangkan HET yang berlaku adalah Rp14.900 per kilogram. Hal ini menyebabkan adanya selisih sebesar Rp2.100 per kilogram.
Selain itu, beras medium juga dijual di atas HET, yaitu sebesar Rp15.000 per kilogram, sementara ketentuan HETnya adalah Rp13.500 per kilogram. Sementara itu, beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) masih berada dalam batas wajar dengan harga Rp12.000 per kilogram, sesuai dengan HET Rp12.500.
Kanit Idik II Tipidter Satreskrim Polres Morowali Utara, Ipda Suryanto Lawasa, menjelaskan bahwa sidak ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas harga pangan.
“Kami bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pengecekan secara berkala agar harga beras tetap sesuai HET dan masyarakat tidak terbebani,” ujar Ipda Suryanto, Minggu (26/10/2025).
Upaya Menjaga Stabilitas Ekonomi Masyarakat
Selain pemantauan harga, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar menjual beras sesuai harga ketentuan pemerintah, demi menjaga kestabilan ekonomi masyarakat.
Pemeriksaan ini dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain Plt. Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Morowali Utara, Kasie Perdagangan Dinas Perindag Morowali Utara, personel Tipidter Satreskrim Polres Morut, serta staf Diskum Perindag.
Komitmen Polres Morowali Utara
Polres Morowali Utara menegaskan akan terus memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar wilayahnya, sebagai tindak lanjut instruksi Presiden RI kepada Kapolri untuk menjaga stabilitas harga dan mendukung ketahanan pangan nasional.