
TNI Mengajar di Kampung Kalome, Membangkitkan Semangat Pendidikan bagi Anak-Anak Papua
Prajurit TNI dari Satgas Yonif 112/Dharma Jaya (DJ) Pos Kalome menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap dunia pendidikan dengan menggelar program “TNI Mengajar”. Kegiatan ini dilaksanakan bersama anak-anak di Kampung Kalome, Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Sabtu 08 November 2025.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda Papua. Para prajurit tidak hanya mengajarkan pelajaran dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung (calistung), tetapi juga memberikan motivasi tentang pentingnya pendidikan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Wadanpos Kalome, Letda Inf La Ode Ibrahim, S.Tr. (Han), menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap kemajuan pendidikan di wilayah pedalaman. Ia menyampaikan harapan agar anak-anak Papua memiliki semangat dan kesempatan yang sama seperti anak-anak di daerah lain. Melalui kegiatan ini, ia berharap mereka bisa bermimpi dan berusaha mewujudkannya.
Dalam kegiatan ini, Letda Inf La Ode didampingi oleh para prajurit yang menjadi tenaga pendidik, yaitu Serda Rahman Selian, Praka Rinus S. Lubis, Praka Arianto, Pratu Ivan Subantri, dan Pratu M. Sidiq Sucahyo. Keberadaan mereka membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan interaktif.
Anak-anak pun tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Selain belajar, mereka juga diajak bermain, bernyanyi, dan menggambar. Suasana belajar pun menjadi lebih hidup dan menyenangkan. Hal ini mencerminkan betapa pentingnya pendekatan yang kreatif dalam proses pembelajaran.
Kepala Kampung Kalome turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada prajurit Yonif 112/Dharma Jaya atas perhatian serta dedikasi mereka. Ia menyebutkan bahwa kehadiran bapak-bapak TNI sangat berarti bagi masyarakat. Anak-anak jadi lebih semangat belajar dan merasa diperhatikan.
Melalui kegiatan ini, Yonif 112/Dharma Jaya terus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat, terutama di bidang pendidikan. Langkah yang dilakukan para prajurit di Tanah Cenderawasih ini menjadi bukti bahwa kepedulian dapat menyalakan harapan besar bagi masa depan anak-anak Papua.
Tujuan dan Manfaat Program “TNI Mengajar”
Program “TNI Mengajar” memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
- Meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil
- Menumbuhkan semangat belajar melalui metode yang menarik dan interaktif
- Memberikan motivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik
- Memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan
Manfaat dari program ini sangat nyata, termasuk:
- Anak-anak menjadi lebih antusias dalam belajar
- Masyarakat merasa diperhatikan dan didukung
- Terciptanya lingkungan belajar yang menyenangkan dan positif
Partisipasi Para Prajurit dalam Program “TNI Mengajar”
Para prajurit yang terlibat dalam program ini merupakan tenaga pendidik yang siap memberikan ilmu dan pengalaman. Beberapa di antaranya adalah:
- Serda Rahman Selian – bertugas sebagai guru matematika
- Praka Rinus S. Lubis – fokus pada pembelajaran bahasa Indonesia
- Praka Arianto – mengajar ilmu pengetahuan alam
- Pratu Ivan Subantri – memberikan materi tentang seni dan budaya
- Pratu M. Sidiq Sucahyo – bertanggung jawab atas kegiatan ekstrakurikuler
Keterlibatan para prajurit ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pendidikan dan pengembangan masyarakat.
Peran Masyarakat dalam Mendukung Program “TNI Mengajar”
Masyarakat, terutama kepala kampung, berperan penting dalam mendukung program ini. Mereka memberikan dukungan moral dan logistik untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Selain itu, masyarakat juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan, seperti membantu persiapan alat belajar dan mengatur ruang kelas.
Kesimpulan
Program “TNI Mengajar” telah membuktikan bahwa kepedulian TNI terhadap pendidikan masyarakat, khususnya anak-anak di daerah terpencil, sangat nyata. Dengan pendekatan yang kreatif dan penuh semangat, TNI berhasil memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Harapan besar dipegang bahwa program ini akan terus berlanjut dan berkembang, sehingga lebih banyak lagi anak-anak Papua yang bisa merasakan manfaatnya.