
aiotrade
Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi meluncurkan motor ayam jago terbaru mereka, yaitu generasi terbaru dari Satria F150 dan Satria Pro hari ini, Sabtu (8/11/2025).

Kedua tipe tersebut merupakan penerus dari klan Satria F yang pada era awal 2000 sangat diminati oleh para penggemar motor sport.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tidak heran, karena pada masa itu Satria F hadir dengan performa mesin yang ganas berkat mesin DOHC 150 cc-nya. DNA yang sama ternyata masih diturunkan hingga ke generasi terbaru ini.
Bicara tentang keluarga Satria F, apakah kamu sadar bahwa hingga saat ini sudah ada tujuh tipe Satria bermesin 4-tak yang beredar di Indonesia? Mari kita bahas satu per satu tipe-tipenya.
Satria F150 CBU 2004
Satria F pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2004 dan menjadi revolusi dari pendahulunya yang bermesin 2-tak.

Unit ini didatangkan langsung secara utuh alias Completely Built Up (CBU) dari Thailand. Dengan menggendong mesin 4-tak, Satria F langsung mencuri perhatian dengan spesifikasi yang gahar di masanya.

Secara detail, ia menggendong mesin 147,3 cc 4-tak DOHC, berpendingin oli, yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 26 dk.

Desainnya juga fenomenal karena Satria F kini berubah menjadi sosok ayam jago yang punya ciri khas sokbreker depan panjang, ala motor sport. Makin sporti karena suspensi belakangnya menggunakan monosok dan menopang bodi yang ramping dan lancip.
Satria F150 CKD (2007)
Pada tahun 2007, SIS mulai merakit Satria F150 secara lokal atau Completelty Knocked Down (CKD). Secara desain boleh dibilang identik dengan versi CBU, hanya saja SIS menambahkan fitur penting yang membuat motor ini makin nyaman digunakan, yakni electric starter.

Selain itu, spesifikasi teknis mesin tetap sama dengan versi Thailand.
Satria F150 (2008)
Pada tahun 2008, Satria mendapat update yang fokus pada tampilan dan sedikit tambahan fitur. Di versi ini headlamp Satria F150 berubah bentuk menjadi sedikit lebih lebar dan makin tajam.

Selain itu, generasi ini juga dilengkapi semacam riding mode bernama Suzuki Drive Mode Switch, berupa lampu pengingat untuk pindah gigi yang bisa disetel sesuai mode. Jika ingin mode irit, lampu indikator akan menyala di putaran mesin rendah. Sebaliknya, jika ingin ngebut (power), lampu baru akan menyala kalau putaran mesin sudah tinggi (8.500 rpm). Mesinnya pun masih setia dengan versi lama.
New Satria F150 (2013)
Versi ini mengalami perubahan desain yang cukup banyak. Tampilannya menjadi lebih ramping, stylish, dan meruncing, baik di bagian headlamp maupun buritan belakang. Suzuki juga memberikan opsi fitur keamanan tambahan berupa security alarm yang tersedia pada varian khusus, yaitu Satria Black Fire. Lagi-lagi, mesin yang dipakai juga masih menggunakan basis yang sama dengan versi sebelumnya.
New Satria F150 Euro-3 (2015)
Pada tahun 2015, tidak banyak perubahan desain yang dialami Satria, melainkan perubahan teknis di bagian dalam. Pembaruan dilakukan pada sektor gas buang dan setting CDI agar motor ini bisa memenuhi standar emisi Euro 3. Tampilan luarnya hampir persis dengan model 2013, hanya berbeda pada pilihan warna.
Satria F150 FI (2016)
Ini adalah era modern bagi Satria F150 karena akhirnya ia beralih ke sistem bahan bakar Injeksi (Fuel Injection), meninggalkan karburator. Mesinnya benar-benar baru, dan performanya melonjak drastis. Tenaga yang dihasilkan mencapai 18,3 dk, menjadikannya motor 150 cc paling bertenaga di kelasnya.
Tepatnya, ia menggendong mesin injeksi DOHC 150 cc berpendingin cairan dengan tenaga mencapai 18,23 dk di 10.000 rpm, diimbangi torsi 13,8 Nm di 8.500 rpm. Model ini juga sudah dilengkapi headlamp LED dan panel instrumen full digital. Bahkan di varian khusus (Black Predator) sudah disematkan USB Charger dan Alarm System.
Satria F150 dan Satria Pro (2025)
Inilah duo penerus klan Satria yang baru banget dirilis. Kedua tipe ini secara tampilan bisa dibedakan dari bentuk headlampnya, dimana Pro lebih radikal perubahannya, sementara F150 mirip dengan headlamp generasi sebelumnya. Selain tampilannya, dua tipe ini juga dibedakan dari fitur yang diusungnya.
Sebagai seri tertinggi, Satria Pro jelas lebih lengkap dengan dijejali banyak fitur modern. Di antaranya ada Suzuki Ride Connect, aplikasi yang menghubungkan smartphone dengan panel instrumen digital di motor. Layar speedometer juga mampu menampilkan navigasi, notifikasi pesan, hingga peringatan cuaca secara real time melalui koneksi Bluetooth.
Untuk keselamatan, Satria Pro telah dibekali Antilock Brake System (ABS) di roda depan, yang membantu mencegah penguncian roda saat pengereman mendadak. Sementara itu, fitur keyless ignition sudah menjadi standar buat kedua tipenya. Pun demikian dengan USB outlet dan ruang kompartemen 961 ml, serta sistem Suzuki Clutch Assist System (SCAS) yang juga ada di kedua tipe Satria terbaru.
SCAS sendiri berfungsi membantu daya cengkeram kopling saat akselerasi (Assist Function) dan menjaga kehalusan saat downshift (Slipper Function).
Bicara mesin, keduanya sama-sama mengusung mesin 150 cc, DOHC injeksi berpendingin cairan dengan tenaga sekitar 18,35 dk pada 10.000 rpm dengan torsi 13,8 Nm di 8.500 rpm.
Soal harga, Satria F150 dijual senilai Rp 31.000.000, dan untuk versi Satria Pro dibanderol Rp 34.900.000 OTR Jakarta.