Satu Koper Dibawa KPK dari Rumah Keponakan Bupati Sugiri Sancoko

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 33x dilihat
Satu Koper Dibawa KPK dari Rumah Keponakan Bupati Sugiri Sancoko

Penggeledahan KPK di Rumah Kontrakan dan Kantor Pemkab Ponorogo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko. Selain mengunjungi kantor dan rumah dinas bupati, tim KPK juga mendatangi sebuah rumah kontrakan yang diketahui disewa oleh seseorang bernama Diki. Diki ini disebut sebagai keponakan dari Sugiri Sancoko.

Penggeledahan dilakukan pada malam hari di Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tim KPK yang terdiri dari sembilan orang tiba sekitar pukul 18.30 WIB dan baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 22.00 WIB. Selama proses penggeledahan, keamanan di lokasi sangat ketat dengan hadirnya anggota kepolisian yang membawa senjata laras panjang.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Setelah selesai, tim KPK membawa satu koper besar dari lokasi tersebut. Meski isi koper tersebut belum diketahui secara pasti, penggeledahan ini dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus suap dan gratifikasi yang sedang ditangani oleh KPK.

Penggeledahan di Kantor Pemkab Ponorogo

Selain rumah kontrakan, KPK juga menggeledah Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Penggeledahan dilakukan di Gedung Graha Krida Praja, Jalan Alun-alun Utara, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Proses penggeledahan berlangsung selama lebih dari enam jam, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai sekitar pukul 17.37 WIB.

Dari lokasi tersebut, tim KPK membawa tiga koper. Koper pertama berwarna cream, koper kedua berwarna hitam dengan ukuran besar, dan koper ketiga berwarna hitam namun berukuran kecil. Ketiga koper tersebut langsung dimasukkan ke dalam mobil yang telah siaga di depan gedung.

Penemuan Uang Tunai di Rumah Dinas Bupati

Salah satu hasil dari penggeledahan adalah penemuan uang tunai di rumah dinas Bupati Ponorogo. Menurut informasi yang diperoleh, penyidik KPK berhasil mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Selain itu, uang tunai juga ditemukan di lokasi tersebut.

Penemuan ini menjadi temuan baru setelah sebelumnya KPK mengamankan uang Rp 500 juta saat operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (7/11/2025). Barang bukti yang diamankan akan digunakan untuk melengkapi berkas perkara terkait kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani.

Koordinasi dengan Perangkat Desa

Setelah penggeledahan selesai, tim KPK melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat. Mereka kemudian kembali ke kendaraan masing-masing dengan membawa barang bukti yang telah disita. Salah satu perangkat desa, Saifudin, menyatakan bahwa ia hanya diminta untuk menyaksikan proses penggeledahan tanpa ikut campur dalam penyelidikan lebih lanjut.

Penjelasan dari Pihak Pemkab

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Ponorogo, Hadi Priyanto, membenarkan adanya penggeledahan di dua ruangan utama, yaitu ruang kerja Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan Sekda Ponorogo, Agus Pramono. Namun, ia tidak dapat memberikan informasi lebih detail tentang dokumen atau barang bukti yang dibawa oleh tim KPK.

Hadi Priyanto menjelaskan bahwa dirinya hanya bertugas sebagai pendamping selama proses penggeledahan. Ia mengaku tidak masuk ke dalam ruangan dan hanya menyaksikan dari luar. Ia juga tidak mengetahui apakah ada ruangan lain yang juga digeledah.

Tindak Lanjut dari KPK

Tim KPK yang keluar dari lokasi penggeledahan memilih untuk tidak memberikan komentar lebih lanjut. Mereka langsung masuk ke kendaraan dan meninggalkan lingkungan Pemkab Ponorogo. Proses penggeledahan ini diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut bagi penyidik dalam menyelesaikan kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan