Satu Pahlawan Nasional Aceh Diajukan Kemensos ke GTK

admin.aiotrade 26 Okt 2025 4 menit 14x dilihat
Satu Pahlawan Nasional Aceh Diajukan Kemensos ke GTK
Satu Pahlawan Nasional Aceh Diajukan Kemensos ke GTK

Pemilihan 40 Nama Tokoh untuk Gelar Pahlawan Nasional

Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengusulkan 40 nama tokoh yang layak diberikan gelar pahlawan nasional. Usulan ini dilakukan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon. Dalam pernyataannya, Fadli menyebutkan bahwa tahun ini menjadi momen istimewa karena memperingati 80 tahun kemerdekaan Indonesia.

Salah satu tokoh yang diusulkan adalah Letkol TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar dari Aceh. Ia merupakan kakek dari Teuku Riefky Harsya, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI pada Kabinet Merah Putih. Usulan untuk Teuku Abdul Hamid Azwar sudah diajukan sejak tahun 2021 lalu.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa ke-40 nama tersebut telah melewati proses panjang dan memenuhi persyaratan sebagai calon pahlawan nasional. Proses ini dimulai dari tingkat kabupaten/kota dengan melibatkan masyarakat setempat dan ahli sejarah. Setelah itu, usulan dibawa ke tingkat provinsi dan kemudian ke Kementerian Sosial.

"Setelah lewat Kementerian Sosial, usulan diproses lagi sebelum naik ke Dewan Gelar," jelas Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf.

Selain Teuku Abdul Hamid Azwar, terdapat beberapa nama lain dalam daftar usulan. Di antaranya adalah Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Soeharto, dan pejuang buruh Marsinah. Fadli Zon juga menyampaikan bahwa jumlah tokoh yang ditetapkan menjadi pahlawan nasional setiap tahunnya tidak banyak, biasanya sekitar delapan nama.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan kepala negara. "Nanti itu (jumlahnya) akan ditentukan oleh Presiden," ujar Fadli.

Fadli menilai semakin banyak tokoh yang mendapat gelar pahlawan nasional justru lebih baik. Menurutnya, dari 40 nama yang diusulkan, banyak tokoh pejuang yang dinilai layak mendapat gelar tersebut. "Ini tahun yang istimewa, 80 tahun Indonesia Merdeka, lebih banyak lebih bagus, karena juga ada usulan-usulan yang mengakomodasi dari berbagai macam provinsi dan memang banyak tokoh yang mereka sangat pantas menjadi pahlawan, belum mendapatkan gelar."

Lebih lanjut, Fadli menyebut 40 nama yang diusulkan Kemensos itu telah memenuhi syarat dan kriteria. Namun, Dewan GTK tetap akan melakukan pembahasan terkait nama-nama yang diusulkan. "Ya nanti akan kita bahas, akan kita sampaikan kepada Presiden sesuai dengan kesepakatan Dewan Gelar," tegas politikus Partai Gerindra itu.

Daftar Nama Calon Pahlawan Nasional

Berikut adalah daftar nama-nama yang diusulkan sebagai calon pahlawan nasional:

Usulan 2025

  • KH Muhammad Yusuf Hasyim - Jawa Timur
  • Demmatande - Sulawesi Barat
  • KH Abbas Abdul Jamil - Jawa Barat
  • Marsinah - Jawa Timur

Usulan Tunda 2024

  • Hajjah Rahmah El Yunusiyyah - Sumatera Barat (Diusulkan tahun 2011)
  • Abdoel Moethalib Sangadji - Maluku (Diusulan tahun 2023)
  • Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin - DKI Jakarta (Diusulkan tahun 2010)
  • Letnan Kolonel (Anumerta) Charles Choesj Taulu - Sulawesi Utara (Diusulkan tahun 2023)
  • Mr. Gele Harun - Lampung (Diusulkan tahun 2023)
  • Letkol Moch Sroedji - Jawa Timur (Diusulkan tahun 2019)
  • Prof Dr Aloei Saboe - Gorontalo (Diusulkan tahun 2021)
  • Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng - Jawa Tengah (Diusulkan tahun 2010)
  • Mahmud Marzuki - Riau (Diusulkan tahun 2022)
  • Letkol TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar - Aceh (Diusulkan tahun 2021)
  • Drs Franciscus Xaverius Seda - Nusa Tenggara Timur (Diusulkan tahun 2012)
  • Andi Makkasau Parenrengi Lawawo - Sulawesi Selatan (Diusulkan tahun 2010)
  • Tuan Rondahaim Saragih - Sumatera Utara (Diusulkan tahun 2020)
  • Marsekal TNI (Purn) R Suryadi Suryadarma - Jawa Barat (Diusulkan tahun 2024)
  • KH Wasyid - Banten (Diusulkan tahun 2024)
  • Mayjen TNI (Purn) dr Roebiono Kertopati - Jawa Tengah (Diusulkan tahun 2024)

Usulan Memenuhi Syarat Diajukan Kembali (2011-2023)

  • Syaikhona Muhammad Kholil - Jawa Timur (Diusulkan tahun 2021)
  • KH Abdurrahman Wahid - Jawa Timur (Diusulkan tahun 2010)
  • HM Soeharto - Jawa Tengah (Diusulkan tahun 2010)
  • KH Bisri Syansuri - Jawa Timur (Diusulkan tahun 2020)
  • Sultan Muhammad Salahuddin - Nusa Tenggara Barat (Diusulkan tahun 2012)
  • Jenderal TNI (Purn) M Jusuf - Sulawesi Selatan (Diusulkan tahun 2010)
  • HB Jassin - Gorontalo (Diusulkan tahun 2022)
  • Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja - Jawa Barat (Diusulkan tahun 2022)
  • M Ali Sastroamidjojo - Jawa Timur (Diusulkan tahun 2023)
  • dr Kariadi - Jawa Tengah (Diusulkan tahun 2020)
  • RM Bambang Soeprapto Dipokoesoemo - Jawa Tengah (Diusulkan tahun 2023)
  • Basoeki Probowinoto - Jawa Tengah (Diusulkan tahun 2023)
  • Raden Soeprapto - Jawa Tengah (Diusulkan tahun 2010)
  • Mochamad Moeffreni Moe'min - DKI Jakarta (Diusulkan tahun 2018)
  • KH Sholeh Iskandar - Jawa Barat (Diusulkan tahun 2023)
  • Syekh Sulaiman Ar-Rasuli - Sumatera Barat (Diusulkan tahun 2022)
  • Zainal Abidin Syah - Maluku Utara (Diusulkan tahun 2021)
  • Prof Dr Gerrit Augustinus Siwabessy - Maluku (Diusulkan tahun 2021)
  • Chatib Sulaiman - Sumatera Barat (Diusulkan tahun 2023)
  • Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri - Sulawesi Tengah (Diusulkan tahun 2010)


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan