Satu Tahun Banjir Spanyol, 50 Ribu Orang Demo Minta Perubahan

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 33x dilihat
Satu Tahun Banjir Spanyol, 50 Ribu Orang Demo Minta Perubahan
Satu Tahun Banjir Spanyol, 50 Ribu Orang Demo Minta Perubahan

Demonstrasi Massal di Valencia Memperingati Satu Tahun Tragedi Banjil

Puluhan ribu orang memenuhi jalanan pusat Kota Valencia, Spanyol pada Sabtu (25/10/2025). Aksi ini dilakukan untuk memperingati satu tahun tragedi banjir besar yang menewaskan 229 orang di wilayah tersebut. Gelombang demonstrasi juga diwarnai aksi kecaman terhadap penanganan bencana oleh pemimpin regional Carlos Mazon. Massa menuntut pertanggungjawaban atas lambatnya respons pemerintah daerah, yang dinilai menyebabkan banyaknya korban jiwa pada peristiwa banjir tahun lalu.

Ribuan warga turun ke jalan kecam penanganan banjir

Lebih dari 50 ribu warga Kota Valencia berbondong-bondong menuju Plaza de San Agustin hingga Plaza de la Virgen, membawa foto-foto korban banjir dan spanduk bertuliskan Justice serta Mazn dimisin. Aksi ini menjadi bagian dari 12 aksi protes bulanan yang terus digelar sejak tragedi banjir melanda wilayah tersebut. Traktor turut mengiringi massa sebagai simbol perjuangan warga membersihkan lumpur pascabencana.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kami menuntut keadilan untuk para korban. Keadilan di pengadilan, di masyarakat, dan juga politik, kata Maril Gradol, presiden dari Associaci de Vctimes de la Dana 29 dOctubre dalam orasinya. Demonstrasi juga diikuti keluarga korban yang masih berduka dan berharap pemerintah dapat memperbaiki mekanisme peringatan dini bencana.

Pemerintah tidak tahu cara mengelola bencana alam, tidak tahu cara memberi peringatan tepat waktu, tidak tahu cara mengoordinasikan penanggulangan, dan pasti tidak bisa menangani pemulihan yang dibutuhkan Valencia, ujar salah satu juru bicara peserta aksi.

Peringatan bahaya banjir yang telat dinilai sebagai penyebab banyak korban

Banjir dahsyat melanda wilayah timur Spanyol pada Oktober 2024 akibat curah hujan tinggi selama kurang dari 8 jam, menyebabkan sungai Turia meluap dan menghantam wilayah Paiporta, Catarroja, serta Horta Sud. Pemerintah regional di bawah Carlos Mazon dikritik karena baru mengirimkan peringatan bahaya ke ponsel warga pada pukul 20.11 waktu setempat, beberapa jam setelah air naik dan korban jiwa mulai berjatuhan.

Saat peringatan dikirimkan ke ponsel, ayah saya yang berumur 80 tahun sudah tewas setelah dinding rumahnya di Catarroja roboh diterjang air, kata Rosa Alvarez, Ketua Asosiasi Korban Banjir Valencia. Dia mendesak agar pemerintah lebih transparan dan belajar dari kesalahan keterlambatan komunikasi peringatan banjir. Kritik juga diarahkan kepada Mazon yang pada hari kejadian diketahui sedang makan siang bersama seorang jurnalis di restoran El Ventorro hingga pukul 18.00, dan baru hadir lebih dari dua jam setelah pertemuan darurat penanganan bencana digelar.

Desakan agar pemimpin regional mundur dari jabatannya

Demonstran yang memadati kantor pemerintahan regional menuntut Carlos Mazon agar segera mundur dari jabatan. Masyarakat juga melempar lumpur ke gedung pemerintah sebagai simbol kemarahan atas respons lambat saat musibah menimpa. Mereka meneriakkan slogan Murderer!, While he was dining, the people were drowning, dan You Killed Us! sebagai bentuk kekecewaan mendalam.

"Pemerintah regional gagal memberikan peringatan tepat waktu tentang banjir dan tidak bertindak dengan cukup cepat. Kami menuntut pengunduran diri mereka agar Valencia dipimpin orang yang mampu bertanggung jawab atas kekacauan ini," kata salah satu demonstran. Polisi sempat terlibat bentrokan dengan massa di depan balai kota, hingga harus menggunakan pentungan untuk membubarkan kerumunan. Menurut survei harian El Pais pada awal Oktober 2025, sebanyak 71 persen warga Valencia menginginkan Mazon mundur dari jabatan pemimpin regional.


Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan