
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Genap Berusia Satu Tahun
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang dipimpin oleh Jenderal Pol. (Purn.) Agus Andrianto telah genap berusia setahun. Kementerian ini lahir sebagai nomenklatur baru hasil pemekaran dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Direktorat Jenderal Imigrasi dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yang sebelumnya merupakan bagian dari Kemenkumham, kini berada di bawah naungan Kemenimipas. Ditjen Imigrasi bertugas menjaga perbatasan RI, sementara Ditjenpas fokus pada pembinaan para narapidana.
Agus menyebutkan bahwa dalam setahun terakhir, kementeriannya telah mencapai banyak hal di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Meskipun begitu, ia mengakui masih ada ruang evaluasi untuk meningkatkan kinerja lebih lanjut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Inovasi Layanan Keimigrasian
Geliat inovasi layanan di bidang keimigrasian terus dilakukan oleh Ditjen Imigrasi guna memudahkan masyarakat, baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA). Teranyar, Kemenimipas meluncurkan sistem All Indonesia, yang mengintegrasikan layanan deklarasi keimigrasian, kepabeanan, kesehatan, dan karantina.
Sistem ini diluncurkan pada Rabu, 1 Oktober 2025, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Menurut Agus, All Indonesia merupakan lompatan besar yang diambil pemerintah Indonesia dalam bidang pelayanan publik. Setiap penumpang internasional kini tidak perlu lagi mengisi banyak formulir saat masuk ke wilayah RI. Dengan All Indonesia, penumpang cukup mengisi satu deklarasi secara daring. Versi web dapat diakses melalui laman allindonesia.imigrasi.go.id, sementara versi mobile bisa diunduh di gawai masing-masing.
All Indonesia dapat diisi sejak tiga hari sebelum penumpang internasional tiba di Indonesia. Dengan demikian, proses pemeriksaan keimigrasian menjadi lebih singkat, yang diharapkan mendukung pariwisata dan investasi di Indonesia dalam jangka panjang.
Di samping itu, jumlah gerbang pengecekan otomatis atau autogate semakin bertambah. Saat ini tercatat sebanyak 264 unit autogate telah beroperasi di enam tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) di bandara dan pelabuhan internasional. Jumlah tersebut terdiri dari 98 unit di Bandara Soekarno-Hatta, 90 unit di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, 28 unit di Bandara Juanda Jawa Timur, 30 unit di Bandara Kualanamu Sumatera Utara, 10 unit di Pelabuhan Batam Center, dan delapan unit di Pelabuhan Citra Tri Tunas Batam.
Golden Visa Menuai Hasil
Ditjen Imigrasi telah menerbitkan sebanyak 1.012 Golden Visa Indonesia hingga bulan September 2025. Nilai investasi yang dikantongi dari penerbitan visa tersebut mencapai lebih dari Rp48 triliun. Kontribusi nilai investasi terbesar berasal dari perusahaan asing yang mendirikan anak atau cabang perusahaannya di wilayah Indonesia, dengan nilai hampir Rp46,5 triliun atau sekitar 96 persen dari total investasi.
Berantas WNA Nakal
Di samping kemudahan layanan yang terus dioptimalisasikan, Ditjen Imigrasi tetap menegakkan aturan yang berlaku. Tidak sedikit WNA nakal yang melanggar hukum selama berada di Indonesia dipulangkan ke negara asalnya. Hingga 30 September 2025, Ditjen Imigrasi telah melakukan 1.894 kegiatan pengawasan di berbagai daerah di Indonesia. Hasilnya, sebanyak 471 WNA dideportasi dari Indonesia karena terbukti melanggar aturan keimigrasian.
Salah satu jenis pelanggaran yang kerap ditemukan adalah terkait izin tinggal. WNA yang mulanya masuk ke Indonesia dengan izin tinggal kunjungan justru kedapatan bekerja.
Mencegah TPPO-TPPM
Dalam bulan pertama kepemimpinannya, Agus Andrianto mengukuhkan sebanyak 146 orang petugas imigrasi pembina desa atau disingkat Pimpasa. Petugas-petugas itu bekerja untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) maupun tindak pidana perdagangan manusia (TPPM). Di samping itu, peran Desa Binaan Imigrasi juga dimaksimalkan untuk menyentuh masyarakat desa. Melalui program ini, Ditjen Imigrasi memasyarakatkan layanan kemigrasian ke akar rumput. Dengan edukasi, masyarakat diharapkan tidak mudah terkecoh bekerja ke luar negeri tanpa prosedur sah.
Dalam setahun terakhir, sudah terdapat 233 Pimpasa di 420 Desa Binaan Imigrasi yang tersebar pada 33 kantor wilayah Ditjen Imigrasi. Bersamaan dengan itu, pengetatan pemeriksaan di TPI dan paspor clearance di maskapai dan kapal laut asing di Indonesia juga dilakukan sebagai langkah pencegahan.
Membina Napi Berisiko
Dalam setahun terakhir, Menteri Agus fokus pada pembinaan narapidana yang berisiko tinggi atau high risk. Warga binaan yang berdasarkan asesmen dikategorikan berisiko, dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (lapas) dengan pengamanan khusus di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah. Upaya ini dilakukan untuk melindungi keamanan dan ketertiban lapas maupun rumah tahanan (rutan) dari barang-barang terlarang, seperti narkoba dan telepon genggam (HP). Agus pun mendeklarasikan “zero narkoba dan HP di lapas maupun rutan”.
Mengatasi “Overcapacity”
Jumlah warga binaan yang melebihi kapasitas lapas dan rutan dapat dikatakan momok bagi Kemenimipas. Kendati begitu, berbagai upaya terus dilakukan demi mengatasi permasalahan yang terjadi dari tahun ke tahun tersebut. Selain strategi jangka pendek dengan memindahkan narapidana risiko tinggi ke Nusakambangan, Ditjenpas juga mengintensifkan program reintegrasi sosial bagi anak binaan dan narapidana. Hingga Oktober 2025, tercatat sebanyak 801 anak binaan dan 74.716 narapidana diberi reintegrasi sosial.
Di sisi lain, Menteri Agus telah menerbitkan 530.113 surat keputusan (SK) remisi dan pengurangan masa pidana serta 708 SK remisi tambahan bagi warga binaan yang berkontribusi positif hingga pertengahan Oktober ini.