Satu Tahun Prabowo dan Gibran, Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 9x dilihat
Satu Tahun Prabowo dan Gibran, Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Peran Polri dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Ketahanan pangan nasional menjadi salah satu fokus utama dari berbagai program yang dicanangkan oleh pemerintah. Dalam hal ini, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menempatkan isu ini sebagai prioritas utama. Dalam menjalankan program tersebut, sejumlah kementerian dan lembaga turut serta berperan aktif. Salah satunya adalah Polri, yang dianggap memberikan kontribusi signifikan terhadap keberhasilan program ini.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Wakil Ketua Dewan Pembina Ikatan Alumni ITB, Haidar Alwi, menyatakan bahwa program ketahanan pangan sangat penting mengingat kondisi geopolitik yang sering memengaruhi stabilitas harga pangan global. Menurutnya, dua program utama yang tepat untuk dijalankan adalah swasembada pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pendekatan Ilmiah dan Kolaboratif

Menurut Haidar, Polri tidak hanya menjadi pelaku penegak hukum, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis dalam mencapai target ketahanan pangan. Di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Polri menunjukkan pendekatan ilmiah dan kolaboratif dalam membantu pelaksanaan program tersebut.

Salah satu contohnya adalah penggunaan bibit unggul hibrida P27 dan pupuk tekno MIGO Presisi Bhayangkara. Hasilnya, produktivitas lahan pertanian meningkat drastis, dari rata-rata 4 ton per hektare menjadi 9 hingga 14 ton per hektare. Angka ini bukan sekadar data statistik, melainkan representasi efisiensi dan kemandirian baru dalam sektor pertanian yang selama ini tergantung pada impor.

Sinergi antara Profesionalisme Kepolisian dan Pertanian

Selain meningkatkan produktivitas lahan, Polri juga ikut berkontribusi dalam membangun kapasitas manusia dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Rekrutmen bintara khusus pertanian menjadi bentuk sinergi konkret antara profesionalisme kepolisian dan penguatan sumber daya pertanian nasional.

Mereka tidak hanya bertindak sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pendamping dan penggerak masyarakat desa untuk memanfaatkan potensi lahan dengan pendekatan ilmiah. Hal ini menunjukkan bahwa paradigma keamanan nasional kini tidak lagi sebatas menjaga ketertiban masyarakat, tetapi juga menjamin ketahanan pangan.

Infrastruktur Logistik Pangan

Polri juga telah membangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 provinsi dengan total kapasitas mencapai 18 ribu ton. Fasilitas ini menjadi salah satu tonggak penting dalam sistem logistik pangan nasional. Gudang-gudang tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga sebagai simpul distribusi yang menjamin stabilitas pasokan dan harga bahan pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Khusus untuk program MBG, Polri sudah memiliki 672 SPPG (Sarana Produksi Pangan) yang tersebar di berbagai daerah. Dengan jumlah SPPG tersebut, Polri mampu menjangkau lebih dari 2,35 juta penerima manfaat program MBG. Selain itu, program ini juga berhasil menyerap lebih dari 33 ribu tenaga kerja di dapur-dapur MBG.

Dengan kontribusi yang signifikan dari Polri, program ketahanan pangan nasional semakin mendekati target yang ditetapkan. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam menghadapi tantangan pangan yang kompleks dan dinamis.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan