Satu Tahun Prabowo, MBG dan CKG Dukung Saling Menguatkan

admin.aiotrade 20 Okt 2025 2 menit 16x dilihat
Satu Tahun Prabowo, MBG dan CKG Dukung Saling Menguatkan

Pengetahuan Pangan Lokal Perempuan Terancam Hilang


Direktur Eksekutif The Indonesian Legal Resource Center, Siti Aminah Tardi, menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi salah satu program unggulan Prabowo-Gibran dalam satu tahun pemerintahannya. Ia berharap, kedua program tersebut dapat saling melengkapi dan mendukung kebutuhan masyarakat.

Dari sisi MBG, Ami menilai pelaksanaannya belum sepenuhnya memperhatikan peran komunitas dan pengetahuan lokal perempuan terkait pangan. Menurutnya, penyediaan MBG secara massal dan tersentralisasi justru mengurangi peran gotong royong yang telah dilakukan oleh sekolah-sekolah dalam mengelola sistem makan bersama.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Terkait dengan program MBG, menurut saya pengelolaannya mencabut peran-peran komunitas dan pengetahuan perempuan akan pangan. Penyediaan MBG secara massal dan tersentralisasi mencabut gotong royong untuk sekolah-sekolah yang telah mengelola sistem makan bersama di sekolah,” ujarnya.

Ami menegaskan bahwa standar menu-menu MBG berpotensi menghilangkan pengetahuan perempuan tentang cara mengolah pangan di sekitarnya. Ia khawatir hal ini akan berdampak pada hilangnya pengetahuan perempuan tentang sumber pangan lokal di masa depan.

MBG dan CKG Diharapkan Salin Menunjang


Ami juga menyampaikan kekhawatiran terkait insiden keracunan makanan MBG yang memunculkan ketidakamanan bagi orangtua, terutama ibu. Menurutnya, kejadian tersebut bisa menjadi momentum untuk menjadikan program MBG dan CKG saling melengkapi.

Ia menekankan bahwa CKG harus membantu memastikan menu MBG cukup bergizi, aman, serta sesuai dengan kebutuhan spesifik anak. Termasuk bagi anak-anak yang memiliki alergi atau kondisi kesehatan tertentu.

“CKG dan MBG menjadi program yang diharapkan saling menunjang, ini berarti MBG harus sehat dalam artian cukup untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak, sekaligus memenuhi kebutuhan spesifik anak yang berbeda,” ujar Ami.

CKG Cegah Penyakit Sejak Dini


Selain MBG, Ami juga menyoroti pentingnya program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Menurutnya, CKG merupakan langkah positif pemerintah dalam mendorong budaya pencegahan penyakit sejak usia sekolah. Ia menilai pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di tahun ajaran baru atau saat ulang tahun menciptakan momentum penting bagi masyarakat untuk lebih sadar terhadap kondisi kesehatannya.

“Terkait dengan program Cek Kesehatan Gratis adalah program yang baik karena mendorong budaya warga negara untuk memeriksakan kesehatan sebagai bentuk pencegahan,” ujarnya.

Ami menjelaskan bahwa pemeriksaan dasar seperti ini sebenarnya sudah bisa diakses melalui posyandu atau puskesmas, tetapi CKG memiliki nilai tambah karena dikaitkan dengan momen pribadi seperti hari ulang tahun.

Ia juga menekankan manfaat program bagi remaja perempuan, khususnya melalui deteksi anemia. Anemia yang tidak ditangani dapat berkontribusi pada meningkatnya risiko kematian ibu di kemudian hari. Oleh karena itu, CKG menjadi penting untuk mendeteksi dini kondisi tersebut.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan